Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 19 Maret 2022, 21:56 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tikus merupakan hama yang sering ditemukan di beberapa area di dalam maupun luar rumah.

Tak hanya menyebabkan kerusakaan dan meninggalkan jejak yang kotor dan berantakan, namun tikus juga dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Namun, tak bisa sembarangan dalam membasmi hama ini, sebab penggunaan racun yang memiliki bahan kimia sangat berbahaya, terlebih digunakan di dalam rumah yang memiliki anak-anak dan hewan peliharaan. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Baca juga: Tanpa Membunuh, 5 Cara Alami Mengusir Tikus dari Rumah

Ilustrasi tikus. PIXABAY/ALEXAS_FOTOS Ilustrasi tikus.

Dikutip dari kanal YouTube Kebun Indra Tarigan, Sabtu (19/3/2022) Anda bisa membuat racun tikus dari bahan alami.

Faktanya, ada bahan alami yang mengandung racun dan bisa membasmi tikus, yakni dengan menggunakan umbi gadung.

Umbi gadung yang bisa didapatkan dengan membeli di situs belanja online atau di pasar ini, menggandung zat berbahaya seperti sianida. 

Bahan dan alat yang harus disiapkan

  • Setengah kilogram umbi gadung yang telah diparut, 
  • 3-5 butir kemiri yang sudah dibakar, agar aroma wanginya menjadi lebih kuat,
  • 1-2 terasi yang sudah dibakar, dan
  • 3 gelas dedak padi atau jagung atau tepung beras.

Baca juga: Cara Menggunakan Buah Bintaro untuk Mengusir Tikus

Cara membuat racun tikus alami

Sebelumnya, disarankan untuk menggunakan sarung tangan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar bau manusia tidak masuk ke dalam campuran racun tersebut yang membuat tikus mengetahui dan tidak tertarik lagi. 

Setelah penggunaan sarung tangan, haluskan kemiri dan terasi yang telah dibakar tersebut. Anda bisa menggunakan ulekan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau