Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
drh. Elfan Darmawan
Dokter Hewan

Dokter hewan berpraktik di Bekasi, pengurus Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Jawa Barat V. 

Induk Kucing Tidak Mau Menyusui Anaknya, Apa yang Harus Dilakukan?

Kompas.com, 29 April 2022, 08:17 WIB

Artikel ini adalah kolom, seluruh isi dan opini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan cerminan sikap redaksi.

Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini
Tanya Dokter Hewan

Jangan tebak-tebak kondisi anabul

Konsultasikan soal hewan peliharaan lewat ahlinya di Kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pembaca Kompas.com bernama Diah memiliki seekor kucing betina yang baru melahirkan. Akan tetapi, sangat induk kucing tidak mau menyusui anak-anaknya.

Selain itu, sang induk juga enggan memandikan anak-anaknya. Padahal, Diah mengaku sudah mencoba untuk mendekatkan sang induk ke anak-anak kucing tersebut, namun tetap tidak berhasil.

Lalu, apa yang perlu dilakukan pemilik apabila induk kucing tidak mau menyusui anaknya?

Baca juga: Trik Mengusir Kucing dari Tempat Sampah dengan Minyak Kayu Putih

Ilustrasi induk kucing sedang menyusui anak-anaknya. SHUTTERSTOCK/SMILE19 Ilustrasi induk kucing sedang menyusui anak-anaknya.

Diah mengajukan pertanyaan tersebut ke rubrik Tanya Dokter Hewan Kompas.com. Berikut pertanyaannya.

Halo Dokter,

Saya Diah. Saya punya kucing betina yang baru melahirkan. Tapi kucing saya ini tidak mau menyusui atau memandikan anak-anaknya.

Saya sudah coba menggendong ibu kucing ke dekat anak-anaknya untuk disusui atau dimandikan, tapi dia tetap tidak mau.

Apakah ada sindrom baby blues juga pada kucing yang baru melahirkan? Penyebabnya apa ya dok dan apa yang harus saya lakukan?

Baca juga: Kucing Mengejar Ekornya Sendiri, Haruskah Kita Khawatir?

Terima kasih dokter. Mohon penjelasannya.

Pertanyaan dari Diah tersebut akan dijawab oleh drh. Elfan Darmawan. Beliau adalah dokter hewan yang berpraktik dan membuka klinik hewan di Bekasi, sekaligus pengurus Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Jawa Barat V.

Halaman:
Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau