Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Hal yang Menandakan Adanya Jamur di Rumah dan Cara Membasminya

Kompas.com, 6 Mei 2022, 15:24 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Jamur dapat tumbuh di berbagai area di rumah selama ada kelembapan. Bahkan jamur bisa tumbuh di tempat yang tidak terlihat dan tidak pernah terpikirkan untuk dibersihkan.  

Kemunculan jamur di rumah tidak hanya membuat tampilan rumah tampak buruk, tidak terawat, dan tidak nyaman, tetapi juga membahayakan kesehatan seperti menyebabkan hidung tersumbat, iritasi tenggorokan, batuk, iritasi kulit, juga iritasi mata.  

Baca juga: Hati-hati, Ini 6 Area Persembunyian Jamur di Rumah

Namun, Kenneth Bock, dokter kedokteran fungsional di Red Hook, New York, Amerika Serikat, keberadaan jamur di rumah ini bisa sulit dikenali serta dihilangkan, terutama ketika berada di tempat yang tidak terlihat. 

Untuk mengetahuinya, Bock membagikan tiga hal yang menandakan jamur muncul di rumah dan cara membasminya dilansir dari Mind Body Green, Jumat (6/5/2022).  

Baca juga: 4 Tips Menghilangkan dan Mencegah Jamur pada Pakaian

Gejala yang tidak dapat dijelaskan

Ilustrasi jamur hitam pada sudut dinding.SHUTTERSTOCK/BURDUN ILLIYA Ilustrasi jamur hitam pada sudut dinding.
Bock mengatakan bahwa jamur dapat menyebabkan berbagai gejala yang tidak dapat dijelaskan oleh tes seperti pusing, kepala terasa ringan, kabut otak, dan ruam.

Bock menambahkan, jamur juga dapat memperburuk masalah pernapasan seperti asma serta alergi.

"Ada banyak hal yang bisa Anda dapatkan dari jamur yang tidak dapat dijelaskan dan ketika (tes) lain dilakukan, mereka tidak menemukannya," katanya. 

Baca juga: Cara Membersihkan dan Mencegah Jamur pada Dinding Rumah 

Kebocoran yang tidak mencolok

Bock menjelaskan, jika mengalami kebocoran di rumah baru-baru ini, itu adalah tanda bahwa jamur mungkin telah terbentuk.

Jadi, pastikan memeriksa area jamur yang dilewati air, dari ruang bawah tanah hingga kamar mandi. Bahkan kondensasi di sekitar jendela dapat menyebabkan jamur tumbuh di sekitar ambang jendela.

"Beberapa orang tahu bahwa mereka mengalami kebocoran, tetapi tidak pernah memikirkan jamur. Hal-hal seperti ruang bawah tanah yang lembap juga merupakan penyebab umum," imbuhnya. 

Baca juga: 3 Cara Mencegah Pertumbuhan Jamur pada Lemari Pakaian 

Bau tidak sedap 

Ilustrasi jamur hitam, ilustrasi membasmi jamur.Shutterstock/Burdun Iliya Ilustrasi jamur hitam, ilustrasi membasmi jamur.
Meski tidak menyadarinya, jamur bisa mengeluarkan bau tidak sedap, tergantung di mana letaknya atau seberapa banyak jumlahnya.

"Beberapa orang mencium bau jamur, tetapi tidak berpikir itu bisa mempengaruhi mereka," ucap Bock.

Bau jamur sering digambarkan sebagai bau apak dan beberapa membandingkannya dengan bau kayu yang membusuk atau kaus kaki yang berkeringat. 

Baca juga: 7 Cara Mencegah Pertumbuhan Jamur di Kamar Mandi Tanpa Jendela 

Cara membasmi jamur dari rumah 

Hal pertama yang harus dilakukan saat melihat sepetak kecil jamur adalah segera membasmi jamur

Selama permukaannya keras dan tidak keropos, Anda bisa membersihkan dan membasmi jamur sendiri menggunakan pembersih khusus penghilang jamur. 

Namun, apabila hanya menduga bahwa Anda memiliki jamur, tetapi tidak yakin di mana areanya, Bock menyarankan memanggil jasa pembersih jamur profesional untuk melihat lebih dekat. 

Baca juga: Simak, Ini Cara Membersihkan Tangki Kloset agar Bebas Karat dan Jamur 

"Biasanya, Anda menginginkan inspektur jamur yang tidak melakukan perbaikan," ujarnya. 

Jasa pembasmi jamur dapat menentukan apakah Anda perlu melakukan perbaikan secara menyeluruh atau tidak. Sementara itu, mempertimbangkan membeli alat pembersih udara atau air purifier untuk membantu kualitas udara secara keseluruhan. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau