Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Alasan Kucing Menggosokkan Tubuhnya ke Kaki Kita

Kompas.com, Diperbarui 09/02/2023, 09:32 WIB
Abdul Haris Maulana

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu perilaku unik yang sering dilakukan kucing adalah menggosokkan tubuhnya ke kaki seseorang atau pemiliknya.

Jika hal ini juga sering terjadi padamu, mungkin kamu bertanya-tanya tentang alasan atau maksud dari perilaku tersebut.

Lantas, apa alasan kucing menggosokkan tubuhnya ke kaki kita? Apakah ini cara kucing untuk menggoda?

Baca juga: 5 Hal yang Bisa Menandakan Kucing Tidak Bahagia

Dilansir The Spruce Pets, berikut ini tiga alasan mengapa kucing menggosokkan tubuhnya ke kaki kita

Ilustrasi kucing tiga warna atau kucing calico. PIXABAY/GISELAFOTOGRAFIE Ilustrasi kucing tiga warna atau kucing calico.
1. Mengklaim orang dan lingkungan mereka

Kucing sangat bergantung pada indra penciumannya untuk mendapatkan informasi tentang dunia di sekitar mereka.

Perlu diketahui bahwa kucing memiliki kelenjar di dagu, pipi, dahi, dan bahkan di cakar mereka yang mengeluarkan feromon.

Namun, feromon ini tidak bisa tercium oleh manusia, tetapi kucing dan hewan lain dapat dengan mudah menciumnya.

Feromon ini memberi tahu hewan lain banyak hal tentang kucing. Ini dapat mencakup apakah kucing itu jantan atau betina, apakah ia sedang berahi, bahkan suasana hati kucing itu pada saat itu.

Baca juga: 5 Alasan Kucing Lebih Aktif di Malam Hari

Saat kucing menggosokkan tubuhnya ke kaki atau tubuhmu, mungkin ia mencoba meninggalkan aromanya pada dirimu sebagai cara untuk menandai kamu adalah miliknya.

Itu membuat kucing dan hewan lain tahu, "manusia ini milikku". Ini adalah jenis perilaku teritorial yang menunjukkan hubungan terikat.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau