Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Mencegah Dinding Interior Menjadi Panas Akibat Paparan Matahari

Kompas.com, 11 Juni 2022, 15:00 WIB
Abdul Haris Maulana

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat cuaca sedang panas, pernahkah kamu merasakan dinding interior rumhamu terasa panas akibat paparan panas sinar matahari?

Jika iya, hal ini sebaiknya tidak diabaikan. Sebab, dinding yang terus-menerus terkena paparan sinar matahari ekstrem berpotensi cepat rusak, mulai dari cat yang cepat kusam sampai ada retak-retak dinding.

Jadi, apabila kamu ingin mencegah dinding rumahmu terpapar sinar matahari yang ekstrem terus-menerus, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan.

Baca juga: 4 Langkah Tepat Mengecat Dinding yang Baru Diplester

Dikutip dari akun Instagram @gravelindonesia, Sabtu (11/6/2022), berikut ini cara mencegah dinding interior menjadi panas akibat paparan sinar matahari.

Rumah dengan kanopiaparallel.com Rumah dengan kanopi
Memanjangkan kanopi

Penggunaan kanopi atap tidak hanya berbuna untuk menghalau air hujan saja, tetapi juga berfungsi sebagai pelindung sekaligus peneduh agar sinar matahari tidak langsung mengenai dinding.

Membuat teduhan dengan tanaman

Kamu bisa menggunakan pergola untuk menumbuhkan tanaman rambat atau menggunakan pohon peneduh untuk membuat bayangan agar sinar matahari tidak langsung mengenai dinding.

Baca juga: 7 Pohon Peneduh untuk Pekarangan Rumah yang Sejuk

Selain membuat dinding lebih dingin, tanaman juga bikin rumah terlihat lebih segar.

Menggunakan secondary skin

Secondary skin merupakan lapisan kedua yang berfungsi untuk melindungi sebuah bangunan terutama dari panas matahari.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau