Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Barang yang Harus Disingkirkan dari Kamar Tidur Menurut Feng Shui

Kompas.com, 11 Agustus 2022, 15:05 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kamar tidur harus menjadi area paling nyaman di rumah karena menjadi ruangan untuk tidur, beristirahat, dan mengumpulkan energi kembali setelah beraktivitas seharian.

Tak hanya dekorasi dan kerapian, menurut feng shui, ada beberapa barang yang perlu disingkirkan dari kamar tidur untuk mendapatkan tidur berkualitas.

Dilansir dari Mind Body Green, Kamis (11/8/2022), berikut delapan barang yang harus disingkirkan dari kamar tidur berdasarkan feng shui. 

Baca juga: 6 Kesalahan Tata Letak Kamar Tidur yang Kerap Dilakukan 

Teknologi

Ilustrasi kamar tidur, TV di kamar tidurSHUTTERSTOCK/Beyond Time Ilustrasi kamar tidur, TV di kamar tidur
Dalam kehidupan modern manusia yang sibuk, Anda menghabiskan banyak waktu menatap di depan layar. Jadi, mengapa tidak menjadikan kamar tidur Anda sebagai tempat perlindungan yang sepenuhnya bebas teknologi?

Singkirkan semua peralatan elektronik, seperti TV dan handphone, dari kamar tidur agar tidak menghasilkan energi di sekitar Anda. 

Baca juga: 5 Barang yang Harus Disingkirkan dari Kamar Tidur, Kenapa?

Cermin

Dalam feng shui, cermin di depan tempat tidur mengundang orang ketiga ke dalam pernikahan. Cermin juga dianggap memantulkan energi di sekitar ruang, yang dapat mengganggu tidur.

Jika memang perlu memiliki cermin, pastikan cermin menghadap dan memantulkan sesuatu yang Anda sukai.  

Lukisan di atas tempat tidur

Lukisan dan foto besar dapat menghasilkan energi jendela atau balok yang sama berat dan mengancam. Sebagai gantinya, gantung karpet yang ringan dan mengalir dengan pola  mengundang.  

Baca juga: Cara Menata Lemari Pakaian di Kamar Tidur Menurut Feng Shui

Meja nakas dengan sudut tajam

Ilustrasi kamar tidur di bawah jendelaSHUTTERSTOCK/HENDRICKSON PHOTOGRAPHY Ilustrasi kamar tidur di bawah jendela
Meja nakas harus kokoh, tetapi sudutnya sebaiknya tidak terlalu tajam. Idelanya, sudut meja nakas bulat, lebih rendah, dan jauh dari kepala orang yang tidur. 

Furnitur besar yang menjulang

Selanjutnya, barang yang harus disingkirkan dari kamar tidur adalah furnitur besar dan tinggi. Ganti lemari tinggi dan furnitur berukuran besar yang membuat Anda merasa tertekan saat berbaring di tempat tidur. 

Baca juga: Mengapa TV di Kamar Tidur Buruk Menurut Feng Shui? Ini Penjelasannya

Tanaman

Dalam feng shui, terlalu banyak tanaman hias, terutama di kamar tidur, dapat menyebabkan energi yang tidak baik.

Sebab, energi tanaman dianggap terlalu terlalu kuat serta berorientasi pada pertumbuhan sehingga dapat mengacaukan suasana santai yang diinginkan.

Singkirkan tanaman hias, terarium, dan aksen kayu apung untuk ruangan lain di rumah dan sertakan nuansa tanah dengan cara lain di kamar tidur seperti warna aksen pada bantal atau karpet. 

Baca juga: Cara Menata Lemari Pakaian di Kamar Tidur Menurut Feng Shui 

Air

Ilustrasi kamar tidur, Ilustrasi tanaman hias di kamar tidur.SHUTTERSTOCK/Photographee.eu Ilustrasi kamar tidur, Ilustrasi tanaman hias di kamar tidur.
Menjaga fitur air di kamar tidur adalah hal tabu utama dalam feng shui. Jadi, hindari air mancur dan gambar atau lukisan perahu di laut, sungai,dan pelabuhan di kamar tidur karena dapat mengganggu tidur.  

Kekacauan di bawah tempat tidur

Sama dengan tidak boleh menyimpan sesuatu yang mengancam di atas tempat tidur, begitu juga tidak boleh meletakkan barang apa pun di bawah kasur. 

Kekacauan di bawah tempat tidur dapat menciptakan stres dan sakit kepala. Kamar tidur yang bersih dan tertata menyiapkan tempat untuk pemikiran yang jernih. 

Karena itu, luangkan waktu untuk menyingkirkan hal-hal yang tidak penting di kamar tidur. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau