Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 23 Agustus 2022, 07:13 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Memelihara ikan cupang di akuarium berarti harus memperhatikan kondisi akuarium demi menjamin kesehatan dan kelangsungan hidup ikan. Sebab, seringkali akuarium ikan cupang cepat kotor.

Dilansir Betta Care Fish Guide, Selasa (23/8/2022), akuarium ikan cupang kotor biasanya merupakan indikasi adanya kotoran di dalam air dan penumpukan bakteri, sering kali disebabkan oleh dekorasi yang tidak bersih atau limbah biologis yang membusuk.

Tergantung pada kondisi cahaya dan fosfat, Anda juga bisa melihat pertumbuhan alga di akuarium. Untuk menjaga akuarium ikan cupang tetap bersih, Anda memerlukan sistem filtrasi yang baik, lingkungan akuarium yang sesuai, dan jadwal perawatan yang teratur.

Baca juga: Panduan Memelihara Ikan Neon Tetra dan Cupang dalam Satu Akuarium

Ilustrasi ikan cupang di akuarium. FREEPIK/JCOMP Ilustrasi ikan cupang di akuarium.

Meskipun kondisi air mungkin menjadi masalah yang paling mendesak, kebersihan akuarium juga penting.

Berikut beberapa penyebab akuarium ikan cupang cepat kotor.

1. Terlalu banyak cahaya

Jika Anda melihat banyak tanaman hijau di kaca dan dekorasi di akuarium ikan cupang, biasanya itu adalah ganggang.

Jumlah cahaya yang berlebihan dapat menyebabkan ganggang tumbuh terlalu cepat untuk ditangani oleh sistem penyaringan akuarium.

Baca juga: 3 Alasan Mengapa Ikan Cupang Mengeluarkan Gelembung

2. Sisa makanan ikan cupang

Makanan yang tidak dimakan tidak hanya memengaruhi kualitas air di akuarium ikan cupang. Sisa makanan juga dapat menyebabkan lebih banyak ganggang tumbuh di permukaan.

Limbah biologis mengandung fosfat yang dimakan alga.

3. Terlalu banyak ikan di dalam akuarium

Meskipun akuarium yang lebih besar biasanya tetap bersih lebih lama, semakin banyak ikan yang Anda miliki di dalamnya, semakin cepat kotoran akan muncul.

Halaman:
Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau