Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Anjing Doberman, dari Sejarah, Kepribadian, hingga Perawatan

Kompas.com, 26 Agustus 2022, 07:17 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Atletis, ramping, tinggi, dan kuat kira-kira begitulah ciri khas penampilan dari anjing Doberman pinscher. 

Doberman adalah salah satu ras anjing dengan kecerdasan tajam sekaligus anjing paling galak di dunia. Doberman tak kenal takut sehingga membuatnya menjadi salah satu anjing penjaga terbaik di dunia. 

Baca juga: 5 Fakta Unik Anjing Doberman, Si Penjaga Terbaik yang Cerdas dan Setia

Selain itu, anjing Doberman aktif, berani memiliki pergerakan cepat, dan tubuh berotot dengan bulu pendek berkilau berwarna hitam disertai tanda kecoklatan pada bagian telinga, wajah, dan kaki. 

Doberman juga mempunyai kepala berbentuk baji dengan telinga berdiri tegak serta ekor pendek sehingga membuatnya mendapatkan reputasi sebagai bangsawan di kerajaan anjing. 

Bila Anda tertarik memelihara anjing ini, berikut sejumlah hal yang perlu diketahui tentang anjing Doberman dikutip dari pelbagai sumber, Jumat (26/8/2022). 

Baca juga: 7 Ras Anjing Berwarna Hitam dan Coklat Tua, Ada Doberman dan Chihuahua 

Asal usul anjing Doberman pinscher

Ilustrasi anjing Doberman pinscher. PIXABAY/YamaBSM Ilustrasi anjing Doberman pinscher.
Anjing Doberman pinscher muncul pada akhir abad ke-19 dan membuatnya menjadi ras baru saat itu serta salah satu ras anjing paling populer dan diakui di Amerika Serikat. 

Anjing Doberman awalnya dibiakan di Jerman sebagai anjing penjaga dan pendamping untuk seorang yang bekerja sebagai pemungut cukai. 

Dalam laman Dogtime, menjelaskan pada akhir abad ke-19, seorang pemungut cukai bernama Louis Dobermann yang tinggal di Kota Apolda, distrik Thuringia, Jerman, merasa khawatir dengan risiko pekerjaanya. 

Pasalnya, ia membawa uang banyak saat bekerja yang membuatnya berisiko mengalami tindakan kejahatan karena bandit bisa menyerangnya saat menagih cukai. 

Lantaran ketakutan itu, Dobermann membawa seekor anjing saat bekerja, apalagi ia juga seorang penangkap anjing kota. 

Dobermann pun mulai membiakkan anjing yang melindunginya dan menjadi sahabat. Walhasil, terciptalah Doberman pinscher, yakni anjing yang galak, setia, serta penjaga terbaik yang kita kenal sekarang ini. 

Sejak saat itu, Doberman pinscher dilihat sebagai anjing pekerja dan penjaga untuk rumah pribadi hingga anjing polisi

Baca juga: 5 Ras Anjing Ini Mirip Doberman, Sifat dan Penampilannya Tak Jauh Beda  

Penampilan dan ukuran

Ilustrasi anjing Doberman pinscher. Shutterstock/DragoNika Ilustrasi anjing Doberman pinscher.
Doberman termasuk ras anjing besar dengan tubuh tinggi yang bisa mencapai lebih dari 60 sentimeter. 

Dilansir dari Daily Paws, Doberman betina biasanya memiliki tinggi sekitar 66 sentimeter, sedangkan Doberman jantan sekitar 70 sentimeter. 

Anjing Doberman memiliki banyak otot pada tubuh. Meski tampak ramping, tubuh Doberman terbilang berat. Doberman jantan dapat mencapai 45 kilogram meski sebagian besar Doberman berada di antara 24-40 kilogram.  

Baca juga: 10 Anjing Bertubuh Besar yang Hatinya Lembut, Doberman hingga Akita

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau