Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ketahui, 3 Tips Memilih Pelatih Anjing yang Tepat

Kompas.com, 5 Oktober 2022, 12:16 WIB
Nabilla Ramadhian,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber Cuteness

JAKARTA, KOMPAS.com – Melatih anjing menjadi salah satu cara memperkuat hubungan antara sahabat bulu dan pemiliknya.

Selain itu, melatih anjing beberapa perintah dasar dapat memudahkan memeliharanya serta memberi kesenangan. 

Baca juga: 10 Ras Anjing yang Suka Bermain, dari Corgi sampai Bulldog

Akan tetapi, tak dapat dipungkiri bahwa tidak semua pemilik anjing mampu secara terus-menerus melatih anjing peliharaan, terutama beberapa trik sulit.

Kesibukan sering kali menjadi alasan banyak pemilik anjing memlih menggunakan jasa pelatih anjing untuk melatih sahabat bulu secara konsisten. 

Disadur dari Cuteness, Rabu (5/10/2022), berikut beberapa tips memilih pelatih anjing seperti dijabarkan Certified Behavior Consultant Canine-Knowledge Assessed (CBCC-KA) dan pelatih anjing profesional, Liv Healy. 

Baca juga: Bermain dan Membelai Anjing Peliharaan Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Perhatikan metode pelatihannya

Ilustrasi anjing Siberian husky. PIXABAY/dendoktoor Ilustrasi anjing Siberian husky.

Healy mengatakan, ada jenis metode pelatihan kuno yang bergantung pada menghukum perilaku yang tidak diinginkan pada anjing.

Pelatihan model ini umumnya dilakukan agar pemiliknya dapat mempertahankan hierarki sosial dan menjadi seorang pemimpin atau Alpha. 

"Untungnya, penelitian menunjukkan metode penguatan positif adalah cara paling manusiawi dan efektif untuk melatih dan mengubah perilakunya,” tulis Healy.

Lebih lanjut, teori kawanan juga telah dibantah. Apabila ada pelatih anjing yang memberikan seputar pemimpin kawanan atau dominasi, sebaiknya tidak menggunakan jasa pelatihan tersebut. 

Baca juga: 3 Cara Melatih Anjing Peliharaan agar Cepat Memahami Perintah

Sertifikasi

Mencari pendidikan dan sertifikasi tertentu dapat membantu Anda menemukan pelatih anjing yang memenuhi syarat dengan cepat.

Menurut Healy, pengalaman bertahun-tahun bekerja atau tinggal dengan anjing memang faktor yang berharga. Namun, penting juga bagi pelatih memiliki pemahaman kuat tentang perilaku anjing dan teori pembelajaran masa kini. 

Dengan kata lain, pelatih yang berpengalaman adalah suatu keharusan, tetapi pengalaman saja tidak cukup. Kamu perlu mencari pelatih yang bersertifikat.

Baca juga: Cara Melatih Anjing Doberman agar Tidak Agresif

Tak perlu sungkan bertanya

Ilustrasi anjing American Foxhound.SHUTTERSTOCK / Mary Swift Ilustrasi anjing American Foxhound.

Menurut Healy, apabila tidak yakin dengan sertifikasi pelatih anjing, kamu bisa mendapatkan banyak informasi dari dua pertanyaan sederhana, yakni apa yang terjadi jika anjing melakukan pelatihan dengan benar dan apa yang terjadi jika anjing melakukan kesalahan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau