Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Buru-buru, 6 Hal Ini Perlu Dilakukan Saat Pindah ke Rumah Baru

Kompas.com, 6 Maret 2023, 13:10 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber Moving.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan saat pindah ke rumah baru. Membongkar barang-barang yang dikemas bukan satu-satunya tugas utama yang dilakukan saat tiba di rumah baru. 

Ada banyak hal yang harus dilakukan saat pindah rumah seperti memeriksa semua bagian rumah, mempelajari fungsi peralatan di rumah, dan memprioritaskan proyek apa yang ingin dikerjakan. Ini juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari peran Anda sebagai pemilik rumah. 

Baca juga: Hal yang Harus Dilakukan Saat Pindah Rumah Menurut Feng Shui

Dengan melakukan semua hal tersebut, dapat membuat Anda merasa aman dan nyaman di rumah serta tidak perlu mengeluarkan uang untuk perbaikan karena masih ditanggung oleh pengelola selama batas waktu tertentu. 

Untuk membantu Anda, berikut sejumlah hal yang perlu dilakukan saat pindah ke rumah baru dikutip dari Moving, Senin (6/3/2023).

Lakukan pemeriksaan lengkap

Ilustrasi pindah rumah Ilustrasi pindah rumah
Tidak ada waktu yang lebih baik untuk melakukan penelusuran menyeluruh di rumah baru  saat hunian benar-benar kosong.

Jadi, sebelum memindahkan barang-barang, lihatlah sekeliling dan lakukan pemeriksaan lengkao pada rumah seperti berikut. 

Baca juga: 5 Cara Merapikan Barang-barang Sebelum Pindah Rumah

  1. Pastikan pemilik sebelumnya telah melakukan semua perbaikan yang diminta dan disepakati.
  2. Semua yang akan disertakan dalam penjualan ada di dalam rumah.
  3. Semuanya berfungsi baik, termasuk stopkontak, sakelar, perlengkapan, pintu, dan jendela.
  4. Penjual meninggalkan semua jaminan dan panduan pemeliharaan.
  5. Rumah beba kotoran, puing-puing, jamur, dan hama.
  6. Halaman rumput dalam kondisi baik.
  7. Semua perabotan Anda akan muat. 

Jika menemukan masalah yang bertentangan dengan kontrak penjualan (misalnya, pemilik sebelumnya membawa mesin cuci dan pengering saatseharusnya meninggalkannya), segera hubungi makelar Anda untuk mengetahui apa yang bisa dilakukan.

Namun, untuk masalah yang tidak ditemukan di dalam perjanjian, itu adalah tanggung jawab Anda sekarang. 

Baca juga: 5 Tips Keamanan yang Perlu Diterapkan Saat Proses Pindah Rumah

Pastikan utilitas sudah disiapkan

Ilustrasi listrik.Shutterstock/asife Ilustrasi listrik.
Selanjutnya, hal yang perlu dilakukan saat pindah ke rumah baru adalah memastikan utilitas sudah siap sehingga semuanya siap digunakan dan berfungsi baik.

Pada hari pindahan, pastikan listrik, gas, air, pemanas dan pendingin, telepon, serta internet sudah siap. Kemudian hubungi fasilitas pengelolaan sampah setempat untuk memastikan rumah baru juga telah disiapkan untuk pengambilan sampah. 

Baca juga: 7 Cara Aman Mengemas Barang-barang Saat Pindah Rumah

Temukan kotak sekring dan katup air

Kotak sekering dan katup air adalah dua hal yang tidak ingin Anda cari ketika benar-benar membutuhkannya.

Jauh lebih baik untuk mengidentifikasi lokasinya sekarang sehingga tidak perlu lagi mencari saat listrik padam atau perlu mematikan air. 

Biasanya, kotak sekring berada di ruang bawah tanah, garasi, atau ruang penyimpanan. Untuk katup air, biasanya ditemukan di suatu tempat di sekeliling rumah. 

Baca juga: 4 Tips Memindahkan Barang Saat Pindah Rumah, Bisa Hemat Waktu

Prioritaskan perbaikan

Jika pindah ke rumah baru yang belum pernah ditempati pemilik sebelumnya, kemungkinan besar Anda akan memiliki beberapa proyek perbaikan.

Anda seharusnya sudah memiliki gambaran umum tentang apa saja yang perlu diperbaiki dari hasil inspeksi rumah, tapi tidak ada salahnya berkeliling sendiri dan mencari tahu apa saja yang perlu dilakukan serta menjadi prioritas.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau