Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Antiribet, Ini 4 Cara Mudah Merapikan Lemari Pakaian

Kompas.com, 31 Maret 2023, 16:45 WIB
Dominikus Wirawan Kuncorojati,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber Realtor

JAKARTA, KOMPAS.com - Lemari pakaian yang rapi dan tertata tentu memudahkan Anda menemukan pakaian yang diperlukan.

Selain itu, lemari pakaian yang rapi lebih sedap dipandang dan menghindari stres saat membukanya. 

Baca juga: 6 Barang yang Harus Disingkirkan dari Lemari Pakaian

Namun, nyatanya banyak lemari pakaian yang tidak tertata baik alias berantakan. Hal ini lantaran merapikan lemari pakaian terasa berat dan menghabiskan banyak waktu.

Namun, dengan cara tepat, tugas merapikan lemari pakaian bisa dilakukan lebih mudah. Dikutip dari Realtor, Jumat (31/3/2023), berikut tips mudah merapikan lemari pakaian. 

Keluarkan semuanya

Ilustrasi lemari pakaian.Shutterstock/All About Space Ilustrasi lemari pakaian.
Langkah pertama, keluarkan semua pakaian dalam lemari sebelum mulai menyortir dan kembali memasukkan pakaian. 

Setelah itu, sedot debu di dasar lemari pakaian dan bersihkan sudut-sudutnya. Buang gantungan baju yang rusak dan barang-barang lain yang tidak digunakan.

Dengan memulai dari awal, Anda dapat mengatur ulang pakaian serta tempatkan barang-barang dengan baik.

Baca juga: 5 Tips Menghindari Stres Saat Merapikan Lemari Pakaian

Simpan hanya apa yang dikenakan

Wendy Yates dari Abigail-Elise Interiors, mengatakan tips terbaik merapikan lemari pakaian adalah  menyingkirkan pakaian yang tidak lagi Anda sukai atau kenakan. 

Untuk menyingkirkan barang yang tidak perlu, tanyakan pada diri Anda pertanyaan berikut ini:

  • Apakah saya pernah memakai ini dalam setahun terakhir?
  • Apakah ada lubang atau noda?
  • Apakah ukurannya pas?
  • Apakah sudah terlihat usang?
  • Apakah saya masih menyukai ini?

Baca juga: Cara Merapikan Lemari Pakaian Hanya dengan 10 Langkah Mudah

Buatlah tiga tumpukan, yakni barang yang akan disimpan, barang yang akan dibuang atau disumbangkan, dan barang yang Anda tidak yakin akan membuang atau menyimpannya.

Cobalah semua yang ada di tumpukan terakhir agar Anda bisa lebih mempertajam keputusan. Jika  benar-benar tidak bisa memutuskan, letakkan barang tersebut di dalam kotak dan simpan di tempat lain, misalnya loteng.

Apabila Anda tidak merasa perlu menemukan kotak itu dalam enam bulan, inilah saatnya menyingkirkan isinya. 

Baca juga: 5 Cara Memaksimalkan Ruang pada Lemari Pakaian

Gantung pakaian berdasarkan warna

Ilustrasi lemari pakaian anak, Ilustrasi lemari pakaian.Shutterstock/Kostikova Natalia Ilustrasi lemari pakaian anak, Ilustrasi lemari pakaian.
Cobalah mengatur pakaian berdasarkan warna. Trik sederhana ini bisa membantu Anda memutuskan apa yang akan dikenakan dengan lebih mudah.

Kesenangan melihat barang-barang yang dikelompokkan berdasarkan warna bisa mendorong Anda menjaga kerapian. 

Baca juga: 6 Langkah Penting Merapikan Kamar Tidur yang Berantakan

Maksimalkan ruang 

Chris Granata dari Wayfair merekomendasikan menggunakan rak gantung untuk barang-barang yang dilipat seperti handuk dan sweater serta menggunakan unit penyimpanan di pintu lemari untuk sepatu, dompet, dan tas.

Gunakan gantungan baju yang ramping. Untuk mencegah rak-rak lemari tersebut menjadi tidak teratur, Granata menyarankan menggunakan keranjang dan kotak untuk menyimpan benda-benda kecil seperti kaus kaki dan sarung tangan.

Anda dapat memberi label pada keranjanga atau kotak tersebut agar memudahkan saat mencarinya.Jaga agar lemari pakaian bebas berantakan. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau