Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com - Talenan kayu menjadi salah satu jenis talenan yang banyak digunakan di dapur.
Talenan kayu biasa digunakan untuk memotong berbagi jenis bahan makanan, dari cabai, bawang, sayuran, buah, hingga bumbu lainnya.
Baca juga: Bebas Kuman, Ini Cara Membersihkan Talenan Kayu dan Plastik
Namun, tak jarang, orang menggunakan talenan kayu untuk mengiris atau memotong daging mentah.
Padahal, dikutip dari How Stuff Works, Rabu (31/5/2023), talenan kayu tidak boleh digunakan untuk memotong daging karena permukaan kayu yang berpori dapat memberikan akses lebih mudah bagi bakteri pada daging untuk masuk dan bersarang di talenan kayu.
Bakteri Salmonella, e-coli, dan bakteri lainnya dapat ditemukan di talenan kayu yang digunakan untuk memotong daging mentah.
Baca juga: Kapan Harus Mengganti Talenan Plastik? Ini Tanda-tandanya
Ilustrasi talenan kayu, memotong daging di talenan kayu. Talenan yang hanya bersentuhan dengan sayuran dan buah tidak perlu disanitasi setiap kali selesai digunakan. Namun, Anda harus membersihkan talenan yang digunakan untuk memotong protein hewani dalam bentuk apa pun, termasuk ikan, unggas, dan daging sapi.
Talenan kayu harus diberi minyak setiap minggu untuk melindunginya dari bakteri. Minyak mineral sangat cocok untuk ini.
Baca juga: Cara Membersihkan Talenan Kayu Pakai Baking Soda, Tampak Seperti Baru
Beberapa jenis minyak lain juga bisa digunakan, tapi jangan pernah menggunakan minyak sayur atau minyak goreng untuk membumbui talenan kayu karena dapat merusak kayu dan menghasilkan bau tengik.
Selain itu, jangan lupa mengganti talenan kayu yang tergores atau berlekuk karena pemakaian karena kondisi ini bisa membuat bakteri sangat mudah masuk ke celah-celahnya.
Jika bekerja dengan makanan yang sangat menyengat, seperti bawang putih, bawang bombai, atau ikan, hilangkan bau yang terperangkap di talenan kayu dengan mengusapkan irisan lemon segar di area permukaan setelah membersihkan dan mendisinfeksi talenan.
Baca juga: Cara Menghilangkan Bau Bawang dari Talenan Kayu
Potongan kecil daging dapat jatuh dari talenan kayu dan cairan daging mentah dapat memercik sehingga tidak meninggalkan bekas yang terlihat.
Selain merawat talenan kayu, lakukan juga membersihkan meja di bawah dan di sekitar area memasak dengan air sabun panas setelah selesai bekerja di dapur. Pasalnya, meja menjadi tempat untuk meletakkan talenan ketika digunakan.
Gunakan pembersih serbaguna yang sesuai dengan material meja dapur untuk menghindari kerusakan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang