Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simak, Ini 7 Kesalahan Dekorasi yang Bikin Rumah Tampak Berantakan

Kompas.com, 24 Agustus 2023, 15:47 WIB
Dominikus Wirawan Kuncorojati,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjaga rumah bebas kekacauan merupakan salah satu kunci membuat hunian terasa nyaman ditinggali.

Namun, jika semua barang sudah tertata baik dan rumah masih terasa berantakan, ini bisa jadi ada kesalahan pada desain yang digunakan.

Baca juga: Haruskah Gaya Ruang Keluarga dan Dapur Dibuat Serasi?

Menyesuaikan beberapa hal yang mungkin tidak dipertimbangkan sebelumnya bisa membuat rumah nyaman, menarik, serta terorganisasi.

Aksen kecil, seperti dekorasi meja dan karya seni, dapat mempengaruhi tampilan ruangan.

Dikutip dari Southern Living, Kamis (24/8/2023), berikut sejumlah kesalahan dekorasi yang bikin rumah berantakan.

Menggunakan terlalu banyak bantal aksen

Ilustrasi ruang keluarga bergaya Skandinavia.Shutterstock/Ground Picture Ilustrasi ruang keluarga bergaya Skandinavia.
Bantal aksen adalah cara tepat menambahkan warna dan pola ke dalam desain ruangan. Namun, terlalu banyak bantal bisa membuat tampilan ruangan menjadi ramai dan tidak rapi.

Gunakan bantal aksen seminimal mungkin dan prinsip kualitas di atas kuantitas saat memilih bantal yang akan ditambahkan ke dalam rumah. 

Baca juga: Jangan Asal, Ini 8 Cara Memilih Sofa Ruang Keluarga

Tidak memaksimalkan cahaya alami

Pencahayaan terlalu redup membuat rumah terlihat gelap, yang pada gilirannya dapat membuat ruangan terasa sempit, bahkan membosankan.

Tanpa pencahayaan tepat, mata akan kesulitan memahami dimensi ruangan dan akan menimbulkan kesan tidak menarik.

Pastikan memaksimalkan pencahayaan alami ke dalam rumah. Jika memiliki ruangan yang tidak memungkinkan untuk mendapatkan banyak cahaya alami, gunakan perabot ringan dan netral untuk membuat ruangan seterang mungkin. 

Baca juga: 10 Kesalahan Penyimpanan Barang di Kamar Tidur yang Harus Dihindari

Gorden terlalu pendek

Gorden dapat digunakan di rumah untuk tujuan estetika dan fungsional. Namun, mnggantung gorden terlalu pendek dapat membuat ruangan terlihat lebih kecil serta tampilan canggung. 

Ini juga menjadi kesalahan dekorasi yang bikin rumah berantakan. Pastikan membeli gorden dengan panjang sesuai dengan ukuran dinding. 

Sebagian besar dimensi rumah adalah ukuran standar sehingga Anda bisa mendapatkannya tanpa harus membeli gorden khusus.

Tidak mempertimbangkan skala dan penempatan furnitur

Saat menata furnitur di ruangan, penting mempertimbangkan skala dan penempatan. Furnitur terlalu besar akan membuat ruangan penuh sesak. Karena itu, pastikan furnitur sesuai ukuran ruangan dan barang-barang lain di ruangan tersebut.

Selanjutnya, biarkan beberapa furnitur mengambang. Menempatkan semua furnitur menempel di dinding akan menghalangi aliran alami di dalam ruangan.

Baca juga: Trik Membuat Ruangan Terlihat Lebih Besar dengan Menggunakan Karpet 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau