Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Benda dan Area Rumah yang Sering Terlewatkan Dibersihkan

Kompas.com, 8 September 2023, 07:18 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Membersihkan rumah adalah tugas rumah tangga yang tidak dapat  diabaikan demi menjaga hunian tetap bersih, sehat, dan tertata.

Ada banyak tugas membersihkan rumah tangga yang harus dilakukan, dari menyapu dan mengepel lantai, menyedot debu, membereskan barang-barang, membersihkan kamar mandi, hingga membersihkan jendela. 

Baca juga: 6 Benda Dapur yang Kerap Terlewatkan Dibersihkan

Sayangnya, di antara sekian banyak tugas pembersihan yang dilakukan secara teratur, kebanyakan dari kita cenderung segera membersihkan dan merapikan kekacauan yang terlihat, seperti cucian kotor dan rak berdebu.

Padahal, ada beberapa area dan permukaan rumah yang sering luput perhatian kita selama rutinitas membersihkan rumah. Apa saja? 

Dikutip dari Story to Hear dan Real Simple Jumat (8/9/2023), berikut sejumlah benda dan area umah yang sering terlewatkan dibersihkan.

Sudut-sudut yang terabaikan

Ilustrasi sudut ruangan.Shutterstock/Pushish Images Ilustrasi sudut ruangan.
Meski rajin membersihkan permukaan di dalam rumah, kita sering mengabaikan sudut-sudut yang terabaikan.

Anehnya, debu juga mengendap di ruang vertikal dinding kita. Buka gorden Anda dan terangi ruangan untuk memperlihatkan jumlah debu  yang menghiasi dinding.

Mulailah membersihkan debu, dari bagian paling atas dan turun ke alas tiang. Kolong tempat tidur, sofa, dan kursi kita adalah sering menjadi area yang dipenuhi debu, tetapi terabaikan dibersihkan.  

Baca juga: 7 Cara Mengurangi Debu di Dalam Rumah, Bikin Sehat dan Bersih

Tanaman

Keindahan dan energi dari tanaman hias yang hidup benar-benar dapat mengubah sebuah ruang. Namun, merawat tanaman di dalam ruangan membutuhkan pembersihan rutin karena sering menumpuk debu.  

Sayangnya, banyak orang mengabaikanya dan membuat tanaman menjadi benda dan area rumah yang sering terlewatkan dibersihkan. 

Trik cerdas membersihkannya adalah menggunakan aliran shower  Cukup letakkan tanaman Anda di bawah aliran airshower  yang lembut dan debu akan terdorong keluar.

Jika memiliki tanaman hias yang besar dan berat, ambil kain mikrofiber yang sedikit basah, lalu seka setiap daunnya dengan hati-hati. 

Baca juga: 5 Tugas Membersihkan Rumah yang Harus Dilakukan Setiap Hari  

Lemari dan pintu

Ilustrasi lemari dapur.Shutterstock/serdar_basak Ilustrasi lemari dapur.
Sering kali, kita mengabaikan barang yang tersimpan di dalam laci dan lemari. Luangkan waktu sejenak melihat barang yang ada ke dalam lemari. 

Keluarkan setiap barang dengan hati-hati karena Anda mungkin akan menemukan peninggalan berdebu dan penemuan tak terduga.

Pilih barang-barang yang masih digunakan dan singkirkan yang tidak lagi berguna. Gunakan wadah penyimpanan untuk barang yang masih digunakan agar tetap rapi. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau