Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Cara Membuat Decluttering Lebih Efektif, Bikin Rumah Rapi Lebih Lama

Kompas.com, 2 November 2023, 10:37 WIB
Anggita Budi Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu cara menjaga rumah tetap rapi dan tertata adalah menyingkirkan barang-barang yang sudah tidak lagi diperlukan lagi dan rusak atau disebut decluttering

Decluttering juga dapat menciptakan rumah lebih bersih, nyaman, mudah diatur, tampak lebih luas, serta mengurangi rasa kewalahan karena memiliki banyak barang

Baca juga: Bikin Berantakan, Ini 6 Barang yang Harus Disingkirkan dari Meja Dapur

Namun, decluttering perlu dilakukan secara efektif dan sistematis agar dapat berkelanjutan, membuat rumah rapi lebih lama, dan memaksimalkan manfaatnya. Sayangnya, beberapa orang masih belum mengetahui cara melakukkannya. 

Untunk membantu Anda, dilansir dari Homes and Gardens, Kamis (2/11/2023), berikut lima cara membuat decluttering lebih efektif.

Menentukan berapa banyak waktu yang dimiliki

Ilustrasi merapikan barang-barang.Shutterstock/Kostikova Natalia Ilustrasi merapikan barang-barang.
Tips satu ini sangat penting diikuti saat melakukan decluttering di rumah. Dengan mengetahui berapa banyak waktu yang Anda miliki, akan membuat rencana decluttering yang realistis dan menghindari kekacauan dalam jangka panjang.

Jika Anda hanya memiliki beberapa jam untuk decluttering, fokuslah pada satu atau dua area saja terlebih dahulu. Namun, Anda perlu menyisihkan lebih banyak waktu apabila kondisi rumah sedang sangat berantakan. 

Baca juga: 5 Barang Ini Harus Disingkirkan dari Dapur Minimalis, Kenapa?

Memiliki tujuan jelas

Selanjutnya, cara membuat decluttering lebih efektif adalah memiliki tujuan yang jelas. Hal ini dapat memberi dampak yang bertahan lama, membantu Anda tetap fokus, terorganisir, dan membuat keputusan tepat saat melakukannya.

Anda dapat membuat daftar tujuan yang spesifik dan dapat diukur, lalu tentukan tenggat waktu untuk mencapai tujuan agar tetap termotivasi. 

Baca juga: 5 Ruangan yang Tidak Boleh Digunakan untuk Menyimpan Barang

Menggunakan catatan post-it

Menggunakan catatan post-it juga merupakan cara membuat decluttering lebih efektif. 

Catatan post-it membantu Anda mengatur barang-barang yang akan disingkirkan dan memastikan Anda memiliki sistem jelas untuk menyalurkannya.

Buatlah tumpukan barang-barang yang ingin dibuang, didonasikan, atau disimpan. Anda dapat menggunakan catatan post-it untuk melabeli setiap tumpukan sesuai dengan tujuannya. 

Baca juga: 5 Barang yang Tidak Boleh Berada di Pintu Rumah Minimalis, Kenapa?

Memutuskan rencana penyimpanan

Ilustrasi decluttering, merapikan barang di rumah. SHUTTERSTOCK/SEVENTYFOUR Ilustrasi decluttering, merapikan barang di rumah.
Memutuskan rencana penyimpanan juga dapat membantu melakukan decluttering dengan  efektif. Dengan melakukan cara ini, Anda dapat memastikan terdapat tempat tepat untuk menyimpan barang-barang yang sudah diputuskan untuk disimpan.

Simpan barang-barang di tempat yang sekiranya tetap mudah dijangkau, seperti di gudang yang memiliki ruang penyimpanan khusus, untuk barang yang jarang dipakai. 

Baca juga: 7 Barang yang Perlu Dibersihkan Setiap Hari 

Ingat, ini hanyalah proses sementara

Terakhir, cara membuat decluttering lebih efektif adalah mengingatnya sebagai proses sementara. Penting diingat, melakukan decluttering dapat membuat ruangan terlihat lebih buruk terlebih dahulu sebelum akhirnya tampak lebih baik.

Proses decluttering mengharuskan Anda mengeluarkan semua barang dari tempat penyimpanan dan meletakkannya di lantai untuk diseleksi sehingga dapat membuat rumah terlihat berantakan.

Namun, ingatlah bahwa proses ini hanya sementara dan fokuslah pada satu area terlebih dulu dalam satu waktu. Hindari merapikan semua barang secara sekaligus.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau