Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

9 Tanaman Hias yang Mudah Dirawat dan Cocok di Kamar Kos

Kompas.com, 18 Januari 2024, 10:39 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com - Sama dengan kamar tidur di rumah, kamar kos atau asrama juga perlu mendapat sentuhan dekorasi untuk menunjang istirahat serta memperoleh tidur yang tenang. 

Cara mudah dan cepat mendekorasi kamar kos adalag menambahkan tanaman hias. Tanaman hias tidak hanya bagus mempercantik dekorasi, tetapi juga dapat memberi warna dan kehidupan pada ruangan serta meningkatkan produktivitas dan menurunkan stres. 

Baca juga: 8 Tanaman Hias yang Tumbuh Subur di Kamar Mandi, Usir Kelembapan

Namun, tidak semua tanaman hias cocok diletakkan di kamar kos. Kehidupan kampus yang sibuk berarti tanaman hias dengan perawatan rendah biasanya merupakan pilihan terbaik. 

Nah, untuk membantu Anda, dilansir dari The Spruce, Kamis (18/1/2024) berikut sembilan tanaman hias yang mudah dirawat dan cocok di kamar kos mana pun 

Bambu keberuntungan (Dracaena sanderiana)

Ilustrasi tanaman lucky bamboo atau bambu keberuntungan.Shutterstock/96 Creative Graphics Ilustrasi tanaman lucky bamboo atau bambu keberuntungan.
Bambu keberuntungan atau lucky bamboo hampir tidak bisa dihancurkan. Tanaman hias ini bisa ditanam di air suling dengan batu hias atau di tanah.

Tempatkan tanaman bambu keberuntungan di lokasi yang menerima cahaya terang hingga sedang serta ganti air setiap minggu untuk mencegah pertumbuhan alga. 

Baca juga: 6 Tanaman Hias yang Tumbuh Subur di Jendela Menghadap ke Barat

Hoya (Hoya spp.)

Selanjutnya, tanaman hias yang mudah dirawat dan cocok di kamar kos adalah hoya. Ini adalah genus tumbuhan besar yang memiliki ciri daun seperti lilin dan bunga aromatik.

Meski membutuhkan cukup cahaya untuk tumbuh subur, hoya adalah tanaman kuat yang tahan jika diabaikan. Sebagian besar spesies hoya dikenal toleran terhadap kekeringan.

Sukulen

Jika mencari tanaman kecil yang menarik dan hanya membutuhkan sedikit perawatan, sukulen adalah pilihan tepat.

Untuk menanam sukulen yang sehat di kamar kos, Anda memerlukan jendela yang menerima sinar matahari penuh atau dapat memasang lampu kecil.

Kalau tidak, tanaman sukulen tidak membutuhkan banyak air dan harus memiliki drainase yang baik. 

Baca juga: 6 Tanaman Hias yang Dapat Membersihkan Udara di Dalam Ruangan

Lidah mertua (Sansevieria)

Ilustrasi tanaman hias lidah mertua di pot terakota atau pot tanah liat. SHUTTERSTOCK/NEW AFRICA Ilustrasi tanaman hias lidah mertua di pot terakota atau pot tanah liat.
Lidah mertua adalah tanaman hias dengan perawatan paling rendah. Meski pertumbuhannya lambat, lidah mertua juga cukup sulit dibunuh.

Ditambah lagi, tanaman hias yang mudah dirawat dan cocok di kamar kos ini hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran sehingga bisa menemukan yang sesuai dengan gaya pribadi Anda. 

Tanaman ZZ (Zamioculcas zamiifolia)

Tanaman ZZ tumbuh baik dalam cahaya redup sehingga cocok untuk kamar kos yang gelap. Tanaman ZZ juga hanya membutuhkan sedikit air karena tumbuh dari rimpang yang menyimpan air dan nutrisi di bawah tanah selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.

Tanaman ZZ dewasa bisa mencapai tinggi 1,5 meter, tetapi biasanya tingginya sekitar 60-90 sentimeter di dalam ruangan. Selain itu, pertumbuhannya lambat dan tidak perlu direpoting atau memindahkan ke pot baru dalam waktu dekat. 

Baca juga: 5 Tanaman Hias Paling Populer dan Banyak Ditanam

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau