Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membersihkan Lemari Dapur Putih yang Menguning

Kompas.com, 13 Februari 2024, 08:40 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber Den Garden

JAKARTA, KOMPAS.com - Lemari dapur berwarna putih telah populer selama beberapa tahun. Lemari dapur putih memiliki tampilan yang modern, cerah, dan tak lekang oleh waktu. 

Selain itu, lemari dapur putih cocok dengan gaya dapur apa pun, dari minimalis, modern, hingga Skandinavia. 

Baca juga: 5 Warna yang Tidak Cocok untuk Lemari Dapur, Ini Alasannya

Namun, kelemahan lemari dapur putih adalah dapat berubah warna menjadi kuning dan terlihat kusam seiring waktu. 

Tentu saja, hal ini membuat Anda bertanya-tanya mengapa lemari dapur putih menguning dan apakah bisa mengembalikan warna aslinya agar berkilau seperti baru lagi? 

Ada sejumlah penyebab lemari dapur putih menguning, dari menggunkan cat berbahan dasar minyak, paparan sinar UV, terkena minyak dari masakan, hingga minyak alami (tanin) yang berada di dalam kayu merembes ke permukaan cat sehingga mengubah warna menjadi kuning. 

Dalam beberapa kasus, dapat menghilangkan lapisan kuning dari lemari dapur putih dengan mudah menggunakan metode pembersihan sederhana. 

Baca juga: 5 Kesalahan Saat Membersihkan Lemari Dapur yang Harus Dihindari

Cara membersihkan lemari dapur putih yang menguning

Ilustrasi lemari dapur.Shutterstock/Serghei Starus Ilustrasi lemari dapur.
Pendekatan terbaik membersihkan lemari dapur putih yang dicat adalah menggunakan metode yang paling tidak abrasif terlebih dahulu untuk menghindari kerusakan cat.

Hal ini penting jika Anda mencoba menghilangkan noda dari lemari laminasi dengan bahan kimia dan air. Pembersih yang berat, bahkan menggunakan terlalu banyak air saat membersihkan, dapat merusak lemari laminasi dan termofoil yang tidak dapat diperbaiki lagi.

Dua cara pembersihan di bawah ini bisa digunakan untuk membersihkan noda minyak pada lemari dapur putih yang menguning.

Sayangnya, lemari dapur laminasi putih yang menguning karena sinar matahari langsung tidak dapat dipulihkan dalam banyak kasus. Kerusakan akibat sinar UV adalah salah satu kelemahan terbesar dari lemari vinil.

Anda dapat mencegah menguningnya semakin parah dengan menutup tirai dapur untuk mengurangi paparan sinar UV. 

Baca juga: 5 Tren Lemari Dapur yang Ketinggalan Zaman, Bikin Dapur Terlihat Kuno

Cara membersihkan lemari dapur putih yang menguning dengan sabun cuci piring 

Sebelum menggunakan pembersih berbahan kimia, cobalah menghilangkan noda menggunakan air hangat terlebih dahulu.

Gosok perlahan noda kuning dengan gerakan memutar menggunakan kain mikrofiber. Jika noda tidak hilang sama sekali, inilah waktunya mengambil sebotol sabun cuci piring yang bagus.

Sabun cuci piring dapat menghilangkan lemak pada pintu lemari dan perangkat keras yang kotor. Bahan pembersih ini juga jauh lebih aman digunakan pada lemari dapur putih yang dicat karena tidak terlalu abrasif daripada produk pembersih lainnya.

Namun, jika lemari dapur putih sudah sangat menguning, campuran sabun dan air saja sudah cukup untuk membersihkan cat putih. 

Baca juga: 5 Cara Membuat Lemari Dapur Terlihat Lebih Mahal

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau