Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Tips Merapikan Rumah Minimalis agar Nyaman dan Tetap Estetik

Kompas.com, 6 Maret 2024, 15:54 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com - Merapikan rumah merupakan pekerjaan rumah yang perlu dilakukan dengan rutin. 

Selain bermanfaat untuk menghilangkan kekacauan, merapikan rumah juga bisa menjaga estetika rumah, sehingga tetap terlihat cantik dan menarik. 

Baca juga: 4 Tugas Merapikan Rumah yang Dapat Dilakukan pada Akhir Pekan

Pada rumah minimalis ada beberapa langkah merapikan rumah yang perlu dilakukan. Dilansir dari The Spruce, Rabu (6/3/2024), berikut tips merapikan rumah minimalis agar nyaman dan tetap terlihat cantik. 

Merapikan rumah secara perlahan

Ilustrasi merapikan rumah, merapikan barang di rumah.SHUTTERSTOCK/GROUND PICTURE Ilustrasi merapikan rumah, merapikan barang di rumah.

Merapikan rumah merupakan aktivitas yang cukup melelahkan. Maka dari itu, sebaiknya merapikan rumah dilakukan secara perlahan agar tidak melelahkan. 

Laura Mountford, pakar pembersih, binatu, dan organisasi rumah di Laura Cleanaholic, menyarankan untuk bersikap realistis mengenai tantangan merapikan barang agar tidak kewalahan. 

Baca juga: Cukup 10 Menit, Ini 5 Cara Merapikan Rumah

Laura juga mengatakan lebih baik berfokus pada satu area di satu waktu dibandingkan mengerjakan seluruh rumah sekaligus. 

Maka dari itu, penting untuk membuat daftar pekerjaan agar semua bagian rumah bisa dirapikan tanpa menguras banyak energi. 

Simpan barang-barang musiman

Tips merapikan rumah minimalis lainnya yaitu menyimpan barang-barang musiman. Artem Kropovinsky dari Arsight menyarankan untuk menyimpan item musiman dalam jumlah kecil, namun sudah dikurasi dengan baik. 

Menurutnya, cara ini bisa menjaga ruangan tetap rapi dan menjaga dekorasi tetap cantik. Selain itu, menyimpan barang-barang musiman juga mengurangi pengeluaran. 

Sebagai contoh, menyimpan dekorasi Natal agar bisa digunakan kembali di tahun berikutnya, sehingga lebih hemat. 

Baca juga: Mengenal Metode 5S Jepang untuk Merapikan Rumah, seperti Apa?

Membuat aturan sendiri saat merapikan rumah

Saat merapikan rumah, sebaiknya buat aturan yang dapat diterapkan di rumah. Menurut Mountford, salah satu aturan yang perlu ada yaitu terkait penilaian waktu terakhir barang tersebut digunakan. 

Jika suatu barang sudah lama tidak digunakan, maka pikirkan apakah barang tersebut akan tetap disimpan atau disingkirkan. 

Selain itu, Mountford juga menyarankan saat membeli barang baru, sebaiknya ada barang lama yang disumbangkan atau dijual. Dengan demikian, rumah tetap rapi dan nyaman. 

Pertimbangkan menggunakan barang multifungsi

Ilustrasi kolong tempat tidur, ruang penyimpanan di kolong tempat tidur.Shutterstock/brizmaker Ilustrasi kolong tempat tidur, ruang penyimpanan di kolong tempat tidur.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau