Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Tanaman Hias Dalam Ruangan yang Membutuhkan Banyak Air

Kompas.com, 29 April 2024, 21:55 WIB
Sasha Andini,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Meletakkan tanaman hias di dalam rumah dapat memberikan kesan, segar, asri, dan lebih hidup.

Sama dengan tanaman di luar ruangan, tanaman dalam ruangan juga memerlukan perawatan untuk membuatnya tumbuh subur. 

Baca juga: 8 Tanaman Hias yang Tumbuh Subur tanpa Sinar Matahari

Salah satu perawatan yang perlu diperhatikan adalah intensitas penyiraman. Setiap jenis tanaman hias di dalam ruangan membutuhkan jumlah air yang berbeda.

Ada beberapa tanaman hias yang membutuhkan air lebih banyak daripada tanaman lainnya. Maka itu, penting mengetahui kebutuhab air yang diperlukan tanaman hias.

Dilansir dari  Homes and Gardens, Senin (29/4/2024), berikut sejumlah tanaman hias dalam ruangan yang membutuhkan banyak air. 

Stromanthe tricolor 

Ilustrasi tanaman triostar stromanthe.Shutterstock/Andi WG Ilustrasi tanaman triostar stromanthe.
Tanamam yang masih berkerabat dengan calathea ini membutuhkan kelembapan konsisten untuk tumbuh subur. Kurangnya kelembapan akan menyebabkan daun stromanthe tricolor menggulung dan kering.

Julie Bawden Davis, salah satu pakar tanaman asal Amerika Serikat sekaligus pendiri Healthy Housplant--media yang membahas tentang tanaman--menjelaskan stromanthe tricolor harus disiram ketika satu sentimeter bagian atas tanah telah mengering serta gunakan air suling atau air hujan untuk menyiramnya, bukan air keran. 

Baca juga: 5 Tanaman Hias yang Tumbuh Subur di Tempat Lembap

Black gold philodendron

Selanjutnya, tanaman hias dalam ruangan yang membutuhkan banyak air adalah black gold philodendron atau philodendron emas hitam. 

Philodendron adalah tanaman hias yang memiliki dedaunan yang mencolok yang dapat menambah kesan pada interior.

Philodendron emas hitam adalah tanaman hias dengan dedaunan gelap yang perlu mendapat penyiraman secara teratur agar tetap terlihat terbaik.

Meski demikian, berhati-hati tidak menyiram tanaman hias ini secara berlebihan karena dapat menyebabkan philodendron menguning dan busuk akar.

Julie mengingatkan segera menyiram tanaman philodendron emas hitam dari bagian atas bawah saat bagian permukaan tanah telah mengering. 

Baca juga: 8 Tanaman Sayur yang Cepat Panen, Bisa Hemat Pengeluaran

Crystal anthurium

Ilustrasi tanaman hias crystal anthurium.Shutterstock/NANCY AYUMI KUNIHIRO Ilustrasi tanaman hias crystal anthurium.
Crystal anthuriums merupakan tanaman anthurium paling mencolok dengan daun besar berpola urat dan berbentuk hati.

Julie menjelaskan tanaman anthrium tidak dapat tumbuh baik jika kekurangan air. Hal tersebut akan berdampak kurang baik terhadap keindahan daunnya.

Penyiraman anthurium baik dilakukan saat satu permukaan tanah kering. Berhati-hati tidak menyiram tanaman secara berlebihan karena dapat menimbulkan masalah.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau