Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menata Dapur Berbentuk Lorong agar Rapi dan Fungsional

Kompas.com, 28 Juli 2024, 18:50 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Menata dapur lorong menjadi tantangan tersendiri. Sebab, ukuran dapur lorong relatif lebih kecil dibandingkan desain dapur lainnya. 

Walaupun cukup sempit dan minim ruang penyimpanan, dapur lorong tetap bisa dibuat rapi dan nyaman. Dapur lorong juga bisa didekorasi dengan apik agar terlihat lebih cantik. 

Dikutip dari Homes and Gardens, Minggu (28/7/2024), berikut ini cara menata dapur berbentuk lorong agar tetap rapi dan fungsional. 

Baca juga: 6 Ide Menata Dapur untuk Mengurangi Kekacauan

Membuat zona di dapur

Ilustrasi pembagian zona di dapurShutterstock/IJMphotos Ilustrasi pembagian zona di dapur

Salah satu cara terbaik untuk menata dapur lorong yaitu dengan membuat zona di ruangan tersebut. Amy Berryhill, pengatur rumah profesional dan pemilik Spiffy Chicks, mengatakan bahwa sangat penting untuk mengatur zona di dapur agar ruangan lebih rapi dan tertata.

Contoh zona yang bisa dibuat di dapur ini, seperti membuat area khusus untuk memasak, mencuci perlengkapan dapur, dan area untuk menyimpan barang-barang di dapur. 

Selain membuat dapur lebih rapi, zona di ruangan ini juga membuat mobilitas di dapur lebih leluasa dan nyaman. 

Baca juga: 5 Ide Menata Dapur Terbaru dengan Tetap Menerapkan Tiga Zona Kerja

Cari tempat penyimpanan yang tepat

Berikutnya, cara menata dapur berbentuk lorong yaitu mencari tempat penyimpanan yang tepat. Tujuannya tentu saja untuk membuat dapur lebih fungsional, rapi, serta terorganisir. 

Cori McDougald, seorang pengelola rumah profesional dan pendiri Meat and Potatoes Organizing, menyarankan untuk menyimpan perlengkapan dapur yang sering digunakan di area yang mudah dijangkau. 

Sementara itu, perlengkapan dapur yang jarang digunakan bisa ditempatkan di area yang tersembunyi seperti di atas lemari. 

Baca juga: Bikin Nyesel, 3 Tempat Penyimpanan Dapur Ini Sebaiknya Tidak Dibeli

Maksimalkan lemari penyimpanan

ilustrasi lemari dapurShutterstock/brizmaker ilustrasi lemari dapur

Di dapur pasti ada lemari dapur. Lemari bisa digunakan untuk menyimpan berbagai perlengkapan dapur. 

Amu Berryhill, menyarankan untuk memaksimalkan lemari penyimpanan di dapur agar ruangan ini terasa lebih lapang dan terorganisir. 

Cara memaksimalkan lemari dapur bisa dengan menggunakan laci dan meja putar untuk menyimpan berbagai barang di dapur. 

Bila perlu, gunakan keranjang dan pengait yang bisa dipasang di balik pintu untuk menyimpan barang-barang kecil. 

Baca juga: 6 Cara Meningkatkan Tampilan Lemari Dapur dengan Biaya Minim

Tata dapur dengan praktis

Terakhir, cara menata dapur berbentuk lorong yaitu menata dapur dengan praktis. Penataan seperti ini akan membuat dapur lebih fungsional dan rapi. 

Untuk menciptakan kesan praktis, sebaiknya gunakan sistem penataan yang fungsional dengan area yang mudah diakses. Sebaiknya, tidak banyak menambahkan barang-barang dekoratif karena bisa membuat ruangan terasa penuh. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau