Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hindari, Ini 5 Kesalahan Menggunakan Mesin Pencuci Piring

Kompas.com, 12 Agustus 2024, 20:40 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Mesin pencuci piring menjadi alat canggih yang ada di dapur. Sesuai dengan namanya, mesin pencuci piring digunakan untuk mencuci piring dan perlengkapan dapur yang kotor. 

Dengan menggunakan mesin pencuci piring, maka pekerjaan rumah ini bisa diselesaikan dengan cepat dan mudah. Mesin pencuci piring sangat cocok untuk Anda yang tidak memiliki banyak waktu untuk mencuci piring dan perlengkapan dapur yang kotor. 

Baca juga: Cara Menggunakan Dishwasher atau Mesin Pencuci Piring

Meski bisa memudahkan pekerjaan, namun masih banyak pengguna alat ini yang melakukan kesalahan, sehingga mesin pencuci piring tidak berfungsi dengan optimal. 

Dikutip dari Real Simple, Senin (12/8/2024), berikut beberapa kesalahan menggunakan mesin pencuci piring

Membilas piring sebelum dicuci dalam mesin pencuci piring

ilustrasi mesin pencuci piringShutterstock/Proxima Studio ilustrasi mesin pencuci piring

Banyak pengguna mesin pencuci piring yang melakukan pembilasan sebelum mencuci piring kotor di dalam mesin pencuci piring. Padahal, langkah ini tidak diperlukan. 

Ann Lightfoot, penyelenggara profesional dan salah satu pendiri Done & Done Home, mengatakan bahwa pada petunjuk mesin cuci piring modern, piring tidak boleh dibilas sebelum dimasukkan ke dalam mesin tersebut. 

Baca juga: Cara Aman Mencuci Pisau dan Garpu Menggunakan Mesin Pencuci Piring

Walaupun demikian, bukan berarti piring dan perlengkapan dapur yang kotor langsung dimasukkan ke dalam mesin pencuci piring. Ashley Stewart, pendiri OCD, mengingatkan untuk membuang sisa makanan terlebih dahulu sebelum memasukkan piring kotor ke dalam mesin pencuci piring. 

Mencuci barang yang tidak boleh dicuci dalam mesin pencuci piring

Selanjutnya, kesalahan menggunakan mesin pencuci piring yaitu mencuci barang yang tidak seharusnya dicuci menggunakan mesin pencuci piring. 

Baca juga: 5 Barang yang Dapat Merusak Mesin Pencuci Piring

Perlengkapan dapur dari plastik, melamin, porselen halus, dan kristal umumnya tidak aman apabila dicuci dalam mesin pencuci piring. 

Namun, setiap mesin pencuci piring biasanya memiliki aturan tersendiri. Maka dari itu, sebelum menggunakan mesin pencuci piring, pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan mesin pencuci piring tersebut. 

Tidak menggunakan rak dengan benar

Jika tidak yakin meletakkan barang-barang di mesin pencuci piring, maka sebaiknya tempatkan barang-barang di rak. 

Namun, pastikan menggunakan rak dengan benar. Stewart menyarankan untuk menempatkan alat makan dan pisau panjang di rak bagian atas. 

Hal serupa juga dikatakan oleh Lightfoot. “Umumnya, wadah penyimpanan berbahan plastik, gelas, cangkir, dan mangkuk kecil di rak bagian atas.” kata Lightfoot. 

Baca juga: 7 Barang yang Dapat Dicuci dengan Mesin Pencuci Piring

Menata piring dengan cara yang salah

mesin pencuci piringShutterstock/goffkein.pro mesin pencuci piring

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau