Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Melatih Anak Anjing Menggunakan Bantalan Toilet

Kompas.com, 6 September 2024, 09:15 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Menggunakan bantalan pispot, yang juga disebut puppy pads atau bantalan pipis, adalah salah satu cara mengajari anak anjing menggunakan kamar mandi.

Tentu saja, ini bukan aktivitas naluriah, jadi Anda harus melatih anak anjing untuk menggunakan bantalan pipis. 

Baca juga: Penyebab Anak Anjing Menggonggong dan Cara Menghentikannya

Konsistensi adalah kunci dari teknik pelatihan ini, yang kemudian dapat digunakan untuk mengajari anak anjing menggunakan pispot di luar.

Melatih anak anjing baru untuk menggunakan toilet bisa jadi sulit jika Anda tidak tahu apa yang harus dilakukan, tetapi ada beberapa alat bantu yang dapat digunakan untuk membantu anak anjing menggunakan toilet di tempat yang diinginkan. 

Nah, disadur dari The Spruce, Jumat (6/9/2024), berikut cara melatih anak anjing menggunakan bantalan toilet

Memilih alas toilet 

Ilustrasi anak anjing.Unsplash/reskp Ilustrasi anak anjing.
Ide di balik penggunaan alas pispot adalah menyediakan area yang terlihat dan konsisten bagi anak anjing untuk buang air. 

Sebaiknya, memilih alas toilet yang mudah menyerap, mudah dibersihkan, dan cukup besar untuk kotoran anak anjing.

Ras anjing besar mungkin membutuhkan pilihan lebih berat dibanding ras mainan. Koran, handuk kertas, handuk kain, dan bantalan pipis yang dibeli di toko atau tempat buang air kecil di dalam atau luar ruangan adalah beberapa pilihannya.

Koran dan handuk kertas bisa berantakan dan sulit dibersihkan setelah anak anjing buang air di atasnya, tetapi harganya tidak mahal.

Handuk kain bersifat menyerap, tetapi perlu dicuci secara teratur dan anak anjing cenderung mencoba mengunyahnya, seperti selimut atau mainan.

Bantalan pipis yang dibeli di toko adalah pilihan paling populer karena daya serap, pilihan ukuran, dan kemudahan pembuangannya.

Jika berencana melatih anjing kecil untuk menggunakan pispot di dalam ruangan, tempat pispot karpet dalam atau luar ruangan yang dirancang khusus untuk anjing adalah pilihan  baik. 

Baca juga: 5 Cara Melatih Pit Bull Menjadi Anjing Peliharaan yang Baik

Perkenalkan bantalan toilet

Selanjutnya, cara melatih anak anjing menggunakan bantalan toilet adalah memperkenalkan bantalan toilet. 

Biarkan anak anjing melihat dan mengendus bantalan pispot yang Anda pilih. Hal ini akan membantunya terbiasa dengan benda baru tersebut sehingga tidak takut saat buang air.

Biarkan anak anjing berjalan di atas bantalan tersebut sementara Anda mengulangi perintah yang konsisten yang akan diucapkan pada waktu buang air, seperti “Pergi ke toilet.” 

Baca juga: 6 Ras Anjing Asal Amerika Latin, dari Penjaga sampai Pemburu

Antisipasi kapan anak anjing akan ke toilet 

Saat melatih anak anjing menggunakan kloset, Anda harus selalu berada di dekatnya agar  dapat mengantisipasi kapan sahabat bulu akan buang air.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau