Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Tanaman Hias Dalam Ruangan yang Mudah Ditanam di Air

Kompas.com, 18 September 2024, 09:15 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

Sumber The Spruce

KOMPAS.com - Beberapa jenis tanaman hias dalam ruangan dapat tumbuh tanpa tanah. Cukup dengan media tanam air, tanaman tersebut bisa tetap tumbuh subur.

Menanam tanaman hias dalam air merupakan pilihan praktis bagi yang merasa repot dengan penyiraman. Kamu hanya perlu mengganti air secara rutin untuk memastikan media tanamnya tetap bersih.

Mengutip The Spruce, Rabu (18/9/2024), berikut adalah beberapa tanaman hias dalam ruangan yang mudah ditanam di air.

Baca juga: 6 Tanaman Hias yang Tumbuh Subur di Ruangan Minim Cahaya

Coleus

Ilustrasi menanam tanaman coleus di air. SHUTTERSTOCK/STEPHENVANHOVE Ilustrasi menanam tanaman coleus di air.

Coleus merupakan tanaman tropis yang memiliki daun berwarna-warni. Tanaman hias ini cocok untuk menghiasi ruangan apa pun di rumah.

Menariknya lagi, tanaman coleus mudah diperbanyak dan tumbuh subur di air, sehingga kamu dapat mempercantik ruangan dengan kumpulan coleus yang indah.

Untuk menanan coleus di air, pertama-tama, ambil potongan sepanjang 15 cm dan buang daun dari bagian bawah sepanjang 10 cm. Letakkan potongan tersebut dalam gelas atau vas berisi air bersih.

Setelah itu, amati akar yang akan terbentuk dalam beberapa minggu. Kamu bisa menambahkan sedikit kompos ke dalam air setiap bulan untuk mendorong pertumbuhan coleus yang lebih subur.

Baca juga: 6 Tanaman Hias yang Sebaiknya Tidak Diletakkan di Kamar Mandi

Bambu rejeki

Bambu rejeki dikenal sebagai tanaman hias yang "panjang umur" karena ketahanannya terhadap berbagai kondisi. Bambu kecil ini pun termasuk tanaman yang tidak butuh tanah untuk tumbuh dengan baik.

Bambu rejeki dapat bertahan hidup dalam paparan cahaya yang minim. Jadi, kamu bisa menyimpannya di ruangan dengan pencahayaan yang rendah.

Meski demikian, bambu rejeki yang mendapatkan sinar matahari yang lebih banyak akan menumbuhkan daun-daun yang lebih lebat.

Baca juga: 5 Tanaman Hias yang Aman untuk Kucing dan Mudah Ditanam di Rumah

Philodendron

Ilustrasi tanaman hias Philodendron di air, menanam Philodendron di air. SHUTTERSTOCK/ANGIEYEOH Ilustrasi tanaman hias Philodendron di air, menanam Philodendron di air.

Tanaman philodendron merupakan tanaman rambat yang tampak sangat cantik saat ditanam di vas berisi air. Philodendron yang sudah dewasa dapat dipotong batangnya untuk diperbanyak dalam air.

Tanaman Philodendron tumbuh subur dalam semua jenis kondisi sinar matahari. Namun, jika batang lebih banyak daripada daunnya, pencahayaan langsung yang lebih terang akan menumbuhkan lebih banyak daun philodendron.

Meski demikian, paparan sinar matahari langsung perlu diperhatikan juga karena cahaya yang terlalu banyak akan membakar daun-daun philodendron yang cantik.

Baca juga: 7 Tanaman Hias Daun Berwarna-warni untuk Mencerahkan Ruangan

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau