Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Cara Menghilangkan Bau Apak dari Pakaian tanpa Mencucinya

Kompas.com, 25 Oktober 2024, 17:15 WIB
Dena Sari Dewi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Memilih pakaian terbaik untuk menjalani aktivitas sehari-hari tentunya dapat menambah rasa percaya diri dan kenyamanan mengenakannya. 

Namun, sering kali ada masalah tak terduga dari pakaian yang ingin dipakai, seperti bau apak. Tentu saja, ini sangat mengganggu kenyamanan saat mengenakannya, membuat rasa percaya diri menurun, serta mengganggu orang lain. 

Baca juga: 7 Cara Mencegah Pakaian Kusut Tanpa Disetrika

Ada sejumlah penyebab pakaian bau apak, seperti kesalahan menyimpan pakaian, kesalahan mencuci pakaian, dan adanya jamur dan bakteri yang tumbuh pada pakaian.

Namun, tak jarang pakaian yang disimpan di lemari pakaian juga mengalami bau apak. Namun, ini masih bisa diatasi tanpa perlu mencuci pakaian kembali.

Disadur dari Love To Know How, Jumat (25/10/2024), berikut cara menghilangkan bau apak dari pakaian tanpa mencuci kembali.

Jaga lemari pakaian beraroma segar

Ilustrasi lemari pakaian.Shutterstock/All About Space Ilustrasi lemari pakaian.
Sebelum mengatasi masalah pada pakaian bau apak, sebaiknya periksa lemari pakaian. Bersihkan bagian dalam lemari dan pastikan tetap segar sehingga tidak mempengaruhi aroma pakaian.

Untuk menjaga aroma segar pada lemari pakaian, gunakan kapur barus, ampas kopi, atau semprotan cuka dan air. 

Baca juga: 3 Cara Menghilangkan Bau Jamur dari Pakaian

Gunakan semprotan penyegar kain

Cara paling mudah menghilangkan bau apak pada pakaian adalah menggunakan semprotan penyegar kain. Semprotan ini dapat mengharumkan pakaian serta menghilangkan kusut. 

Semprotan penyegar kain ini seperti sampo kering untuk pakaian, membuatnya segar dan harum di antara waktu pencucian atau setiap kali mengeluarkan pakaian bau apak dari lemari. 

Jemur pakaian di bawah sinar matahari dan udara segar

Menjemur pakaian di bawah sinar matahari dan udara segar juga menjadi cara menghilangkan bau apak dari pakaian tanpa mencuci kembali 

merupakan penghilang bau alami yang hebat, sehingga menjemur pakaian di bawah sinar matahari dapat menyegarkannya dan menghilangkan bau apak tanpa perlu dicuci.

Pakaian perlu dijemur sekitar 8-10 jam di bawah sinar matahari, memang bukan solusi instan, tetapi sangat bagus untuk menjaga pakaian tetap berbau segar di sela-sela pencucian. 

Baca juga: 4 Cara Cegah Pakaian Bau Apak Saat Menjemur di Dalam Ruangan 

Gunakan baking soda

baking sodaFreepik/Racool_studio baking soda
Baking soda terkenal dapat menyerap bau, termasuk bau apak pada pakaian.

Untuk menggunakannya, siapkan wadah tertutup yang muat untuk beberapa pakaian, lalu tuangkan satu kotak baking soda, dan diamkan selama satu atau dua hari.

Wadah berisi baking soda tersebut dapat digunakan kembali untuk beberapa kali, jadi jangan membuang sisa baking soda di dalamnya.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau