Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membersihkan Kerak Sabun di Lantai Keramik Kamar Mandi

Kompas.com, 10 November 2024, 17:45 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Kerak sabun membuat lantai kamar mandi tampak kusam dan kotor. Lapisan tersebut terbentuk ketika kalsium dan magnesium stearat dari produk pembersih bercampur dengan tanah dan mineral dalam air.

Untungnya, kerak sabun di kamar mandi dapat dibersihkan dengan mudah, jika dilakukan dengan metode dan bahan yang tepat.

Bahkan, kamu tidak perlu produk pembersih komersial, cukup gunakan soda kue atau sabun pencuci piring untuk membersihkan kerak sabun.

Baca juga: Cara Membersihkan Jamur dari Kamar Mandi

Cara membersihkan kerak sabun di lantai keramik kamar mandi

Ilustrasi membersihkan kamar mandi.Shutterstock/Alexander Raths Ilustrasi membersihkan kamar mandi.

Membersihkan kerak sabun dari lantai keramik sangatlah mudah. Kamu bisa menggunakan pasta soda kue dan cuka putih suling sebagai bahan pembersih.

Mengutip The Spruce, Minggu (10/11/2024), adalah langkah-langkah membersihkan kerak sabun di lantai keramik kamar mandi:

  • Buat pasta dalam mangkuk kecil dengan 240 ml soda kue dan 60 ml cuka putih suling.
  • Celupkan spons ke dalam pasta dan oleskan ke lantai keramik. Diamkan selama minimal 15 menit.
  • Setelah itu, bersihkan permukaan dengan kain mikrofiber dan air. Bilas hingga bersih dan keringkan.

Baca juga: Cara Membasmi Cacing di Kamar Mandi dengan Ampuh

Untuk menghilangkan kerak sabun yang membandel, gunakan batu apung. Basahi batu apung dan permukaannya sebelum mulai membersihkan.

Kemudian, gosok batu yang basah dengan sangat lembut pada kerak sabun. Saat kerak berpindah ke batu, bilas batu dengan air dan gosok batu dengan sikat berbulu kaku.

Akhiri sesi pembersihan dengan mengelap permukaan lantai keramik menggunakan cuka putih, bilas dengan air biasa, dan keringkan dengan kain lembut.

Baca juga: 6 Benda di Kamar Mandi yang Kerap Lupa Dibersihkan

Tips mencegah terbentuknya kerak sabun di kamar mandi

Mengutip Real Simple, Minggu (10/11/2024), agar kamar mandi tampak selalu bersih dan kinclong, berikut adalah cara-cara mencegah terbentuknya kerak sabun di kamar mandi:

  • Keringkan permukaan kamar mandi setelah setiap kali digunakan.
  • Beralihlah menggunakan sabun cair atau gel. Sabun batangan mengandung lebih banyak asam lemak yang menyebabkan kerak sabun menumpuk lebih cepat.
  • Gunakan pembersih kamar mandi setiap hari. Semprotkan campuran air dan cuka dengan perbandingan 50:50 sebelum mengeringkan permukaan kamar mandi untuk membantu mencegah terbentuknya kerak sabun.

Baca juga: Cara Membasmi Agas di Kamar Mandi dan Menyingkirkannya

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau