Penulis
KOMPAS.com - Bunga kertas, atau yang sering dikenal sebagai bugenvil, adalah tanaman hias populer yang dikenal dengan keindahan warna-warni bunganya.
Sebagaimana tanaman hias lainnya, bugenvil juga bisa terkena masalah pertumbuhan, salah satunya adalah daun yang rontok.
Kerontokan daun pada bugenvil biasanya terjadi karena perubahan kondisi lingkungan yang signifikan. Bugenvil adalah tanaman yang cukup sensitif terhadap stres, terutama jika ada perbedaan dalam paparan sinar matahari, suhu, aliran udara, atau pola penyiraman.
Mengutip Gardener Report, Kamis (5/12/2024), berikut adalah beberapa penyebab daun tanaman bugenvil rontok dan cara mengatasinya.
Baca juga: 3 Penyebab Tanaman Bugenvil Tidak Berbunga dan Cara Mengatasinya
Di pusat pembibitan atau toko tanaman, bugenvil sering dibudidayakan dalam pencahayaan yang terkontrol.
Ketika dipindahkan ke lingkungan baru, seperti halaman rumah, intensitas sinar matahari yang berbeda dapat membuat tanaman mengalami stres. Kondisi demikian yang kemudian menyebabkan daun tanaman bugenvil rontok.
Bugenvil merupakan tanaman yang menyukai sinar matahari penuh. Jadi, pastikan tanaman ini mendapatkan paparan cahaya langsung selama 6-8 jam setiap hari.
Jika lingkungan kamu memiliki intensitas cahaya rendah, pertimbangkan untuk memindahkan tanaman bugenvil ke area yang lebih terbuka.
Baca juga: 9 Fakta Menarik Bunga Bugenvil, Cantik dan Simbol Gairah
Bugenvil tumbuh optimal pada suhu hangat. Jika dipindahkan ke daerah yang terlalu dingin atau memiliki aliran udara yang tidak stabil, tanaman ini bisa mengalami stres berat, yang dapat memicu kerontokan daun.
Tanaman ini tumbuh subur di suhu hangat, idealnya antara 20-30 derajat Celsius. Jika kamu tinggal di daerah yang memiliki suhu dingin, tanam bugenvil di pot sehingga kamu dapat memindahkannya ke dalam ruangan saat cuaca ekstrem.
Baca juga: 6 Cara Membuat Tanaman Bugenvil Berbunga Lebih Banyak
Di pembibitan, bugenvil dirawat dengan pola penyiraman yang konsisten. Ketika dipindahkan, perubahan frekuensi atau jumlah air yang diberikan dapat memengaruhi kesehatan akar tanaman, dan menyebabkan daun serta bunganya rontok.
Untuk menghindari masalah tersebut, jangan menyiram tanaman bugenvil terlalu sering. Sebaiknya, siram tanaman ini hanya ketika lapisan atas tanah (sekitar 5 cm) sudah benar-benar kering.
Penyiraman yang berlebihan dapat menyebabkan akar bugenvil membusuk dan memperburuk kondisi tanaman.
Baca juga: Cara Menanam dan Merawat Bunga Bugenvil
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang