Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Hal yang Dapat Menarik Nyamuk Muncul di Halaman Rumah

Kompas.com, 19 Desember 2024, 07:46 WIB
Dena Sari Dewi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com - Nyamuk menyukai tempat lembap dan genangan air di halaman rumah, terutama saat musim hujan. 

Tempat-tempat ini bisa menjadi tempat persembunyian dan berkembang biak untuk nyamuk, lalu masuk ke rumah. 

Baca juga: 4 Warna yang Menarik Nyamuk ke Rumah

Kemunculan nyamuk di rumah tidak hanya membuat kulit gatal dan bentol-bentol, tetapi gigitan nyamuk juga dapat menyebabkan penyakit, seperti demam berdarah.

Maka itu, perlu membersihkan halaman rumah dari hal-hal yang menarik nyamuk. 

Nah, disadur dari The Spruce, Selasa (17/12/2024), berikut sejumlah hal yang dapat menarik nyamuk muncul di halaman rumah

Genangan air

Ilustrasi nyamuk penular virus oropoucheShutterstock/nechaevkon Ilustrasi nyamuk penular virus oropouche
Genangan air merupakan tempat ideal untuk nyamuk bertelur. Tidak butuh waktu lama  kolam, kolam ikan, atau perlengkapan air yang tergenang untuk menarik nyamuk.

Hal terbaik yang dapat dilakukan adalah menutupinya kolam atau mengurasnya. Kuras perlengkapan kecil yang tergenang, seperti tempat mandi burung atau baskom.

Nyamuk bergantung pada air yang tenang untuk bertelur, air yang bergerak tidak akan menarik serangga ini.

Jika ingin memiliki setidaknya satu perlengkapan air, seperti air mancur, perlengkapan tersebut harus selalu menyala dan semua pasokan air harus selalu bergerak. 

Baca juga: 7 Tanaman yang Dapat Menarik Nyamuk Muncul ke Rumah

Tanaman dan rumput yang panjang

Selanjutnya, hal yang dapat menarik nyamuk muncul di halaman rumah adalah tanaman dan rumput yang panjang. 

Jika tidak dapat menemukan darah untuk diisap, nyamuk akan mencoba tanaman sebagai gantinya. Tanaman dan rumput yang sudah tinggi sangat menarik untuk nyamuk muncul. 

Maka itu, pangkas tanaman, rumput, dan semak-semak serta menjaganya tetap rendah. Cara ini juga membantu membersihkan tempat-tempat gelap atau lembap yang menjadi tempat persembunyian nyamuk.

Tanaman yang menarik nyamuk

Beberapa jenis tanaman ternyata dapat menarik nyamuk ke halaman rumah. Tanaman yang tumbuh di air dan tanaman panjang serta lebat dapat menjadi tempat favorit nyamuk untuk bersembunyi.

Untuk mengusirnya, sebaiknya menanam tanaman yang tidak disukai nyamuk, seperti lavender, rosemary, atau serai. 

Baca juga: 6 Tanaman Hias Indoor yang Dapat Mengusir Nyamuk

Halaman memiliki bau yang disukai nyamuk

Hal yang dapat menarik nyamuk muncul di halaman rumah lainnya adalah aroma atau bau yang disukai nyamuk. Nyamuk secara alami tertarik pada halaman yang beraroma buah, bahkan bunga yang beraroma manis. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau