Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Warna Pintu Depan Rumah yang Harus Dihindari Menurut Para Ahli

Kompas.com, 19 Februari 2025, 07:00 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pintu depan rumah mewakili wajah yang kamu tunjukkan kepada dunia.

Pintu depan rumah merupakan bagian paling awal sebuah hunian, titik penyambutan, dan memberi kesan pertama pada tamu atau orang yang berkunjung. 

Baca juga: 5 Tanaman Hias Cantik untuk Memperindah Pintu Depan Rumah 

Maka itu, penting memperhatikan kondisi dan kelayakan pintu depan rumah, termasuk warna pintu, 

Warna pintu depan rumah memberikan kesempatan untuk memberikan kesan positif dan ramah pada hunian. Jadi, penting memilih warna pintu depan rumah dengan bijak.

Eugenia Triandos, desainer interior utama di Hibou Design & Co, mengatakan memilih warna eksterior selalu rumit karena kita dituntun oleh sentuhan akhir yang ada pada bagian rumah lainnya. 

Desain pintu depan rumah akan mempengaruhi ide cat mana yang cocok atau tidak cocok untuk hunian.

Di atas segalanya, ingatlah lingkungan sekitar rumah Anda dan fitur-fitur yang ada sebelum memutuskan warna pintu depan yang terbaik. 

Sebelum menentukan warna favorit, sebaiknya mengetahui warna pintu depan rumah yang perlu dihindari karena dapat berdampak negatif pada daya tarik rumah. 

Dari warna yang mencolok secara visual hingga warna yang tidak tahan terhadap keausan sehari-hari, para ahli membagikan warna pintu depan rumah yang perlu dihindari dikutip dari Homes and Gardens, Rabu (19/2/2025). 

Baca juga: 5 Warna Pintu Depan Rumah yang Harus Dihindari  

Warna yang dalam dan gelap 

Ilustrasu pintu depan rumah dengan warna hitam.Shutterstock/jamie452 Ilustrasu pintu depan rumah dengan warna hitam.
Meski cat gelap dapat menghasilkan tampilan cerdas dan canggih, dapat memiliki implikasi negatif ketika digunakan untuk ide pintu depan rumah. 

Cinzia Moretti, desainer interior dan Direktur Kreatif di Moretti Interior Design, menjelaskan warna yang sangat gelap bisa terlihat terlalu kasar atau tidak menarik. 

“Warna ungu tua, cokelat, atau arang terkadang dapat menciptakan tampilan suram, terutama jika tidak memiliki pencahayaan baik,' ucap Moretti. 

Zaeem Chaudhary, arsitek di AC Design Solution, memperingatkan warna-warna ini juga dapat menimbulkan masalah praktis. 

Pintu depan rumah hitam menyerap panas setiap hari dan akan memuai (dan berulang kali menyusut) hingga kayunya melengkung.

Hal ini dapat menyebabkan beberapa pintu terbelah, retak, atau melengkung hingga tidak sesuai dengan kusennya. 

Baca juga: 7 Warna Pintu Depan Rumah yang Dapat Meningkatkan Nilai Jual

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau