Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membersihkan Bagian Dalam dan Tapak Setrika agar Tidak Merusak Pakaian

Kompas.com, 24 Februari 2025, 09:46 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Setrika bisa dibilang menjadi peralatan elektronik yang wajib dimiliki di rumah. 

Setrika memiliki peran cukup besar dalam menjaga rumah tetap teratur. Setrika berfungsi merapikan pakaian dan menghilangkan kerutan atau lecek. 

Baca juga: 5 Jenis Pakaian yang Tidak Boleh Dicuci Bersamaan  

Tanpa setrika, pakaian dapat kusut, terlihat tidak terawat, dan lemari pakaian akan berantakan. Tentu saja, hal ini dapat membuat stres. 

Setrika umumnya digunakan secara rutin, setidaknya seminggu sekali. Penggunaan rutin ini kerap membuat bagian bawah atau tapak setrika kotor, bahkan gosong, terkena kotoran dari pakaian. 

Tapak setrika yang kotor dapat membuat proses menyetrika pakaian menjadi terhambat karena peralatan tidak dapat menggosok pakaian dengan mulus dan merusak kain. Jadi, penting menjaga membersihkan setrika secara rutin. 

Untuk membantu pembersihan, dikutip dari Southern Living, Senin (24/2/2025), berikut cara membersihkan setrika di rumah dan merawatnya. 

Baca juga: 4 Cara Merapikan Pakaian Tanpa Setrika

Seberapa sering harus membersihkan setrika? 

Frekuensi membersihkan setrika benar-benar tergantung pada seberapa sering menggunakannya.

Sabrina Fierman, Presiden dari layanan kebersihan kelas atas New York's Little Elves, yang berbasis di Manhattan dan Palm Beach, Florida, Amerika Serikat (AS), menyarankan membersihkan setrika sekali atau dua kali setahun sesuai kebutuhan agar setrika tetap prima.

Sementara itu, jika melihat ada noda lengket atau kotoran di setrika, inilah saatnya membersihkan setrika dengan baik.

Hal-hal yang harus dihindari saat membersihkan setrika

Ilustrasi setrika, ilustrasi menyetrika pakaian berbahan linen.FREEPIK.COM/ZINKEVYCH Ilustrasi setrika, ilustrasi menyetrika pakaian berbahan linen.
Ada dua hal yang harus dihindari saat membersihkan setrika. 

Baca juga: Antigosong, Ini Suhu Setrika Berdasarkan Jenis Pakaian 

  • Produk pembersih

Fierman mengatakan perlu menghindari menggunakan produk pembersihan dengan bahan kuat karena dapat mempengaruhi lapisan luar setrika. 

  • Air keran

Kedua, hindari penggunaan air keran. Menggunakan air suling saat membersihkan setrika adalah yang terbaik karena tidak mengandung logam. 

Kamu dapat menemukan air suling di toko obat atau toko bahan makanan terdekat. 

Alat dan bahan yang dibutuhkan 

  • Cuka putih.
  • Air suling.
  • 1/2 gelas ukuran 1/2 cangkir.
  • Kain katun bersih Kapas.
  • Penyeka.
  • Baking soda atau garam (opsional). 

Baca juga: 5 Cara Membersihkan Setrika yang Gosong dengan Bahan Sederhana  

Cara membersihkan bagian dalam setrika

Sebelum membersihkan setrika, pertama-pertama selalu memeriksa rekomendasi produsen setrika untuk membersihkannya.

Jika tidak memiliki buku petunjuk alat, kamu bisa menemukannya secara online dengan mengetikkan merek setrika, produk, dan kata kunci "manual" di kolom pencarian.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau