Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Di Mana Sebaiknya Menyimpan Kurma, Kulkas atau Suhu Ruang?

Kompas.com, 6 Maret 2025, 19:30 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kurma menjadi buah khas Ramadan atau bulan puasa. Kurma banyak dikonsumsi selama bulan puasa, baik saat berbuka maupun sahur. 

Kurma juga banyak diburu selama bulan suci Ramadan. Selain karena mengonsumsi kurma saat berbuka merupakan salah satu sunah Nabi Muhammad SWA, kurma kaya nutrisi dan gizi yang baik untuk kesehatan. 

Baca juga: Berapa Lama Kurma Bisa Disimpan di Kulkas?

Mulai dari, mengatur kadar gula darah, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah anemia, hingga mencegah pertumbuhan sel kanker karena mengandung antioksidan alami. 

Namun, manfaat-manfaat kurma ini dapat berkurang, bahkan hilang, bila salah menyimpannya. Begitu pun penyimpanan yang tepat dapat memperpanjang masa simpan kurma. 

Namun, banyak orang yang belum tahu bagaimana cara menyimpan kurma yang tepat. Di mana sebaiknya menyimpan kurma, apakah di dalam kulkas atau suhu ruang? 

Sebetulnya, kurma dapat disimpan di dalam kulkas, dibekukan dalam freezer, dan di suhu ruangan. Ketiga tempat penyimpanan ini dapat menjaga kurma tetap dalam kondisi baik dan tahan lama. 

Baca juga: 3 Tanda yang Menunjukkan Kurma Membusuk dan Cara Menyimpannya 

Ilustrasi kurma. Ini tanda kurma tak layak konsumsi.Freepik/evening_tao Ilustrasi kurma. Ini tanda kurma tak layak konsumsi.
Food innovator and pastry chef, Budi Christianto, mengatakan cara terbaik menyimpan kurma adalah di suhu ruang. Masukkan kurma di wadah kedap udara, tapi hindari menyimpan di ruang lembap karena bisa merusaknya. 

Selain itu, hindari mencuci kurma sebelum menyimpannya karena kondisi kurma yang sudah lembap, kecuali untuk kurma muda yang masih segar. 

Meski demikian, kata chef Budi, kurma juga dapat didinginkan atau disimpan di dalam kulkas. Namun, biasanya menyimpan kurma di kulkas akan membuatnya cepat mengeras dan gampang berair karena suhu yang berbeda antara kulkas dan ruangan. 

Baca juga: Simak, 3 Tanda Kurma Tak Layak Dikonsumsi dan Harus Dibuang 

"Jika mau dikonsumsi, keluarkan kurma dari kulkas dan taruh di suhu ruang agar kurma empuk lagi," ucap Budi dalam pesan singkat kepada Kompas.com, Kamis (6/3/2025). 

Menyimpan kurma di kulkas dapat bertahan lebih awat, sekitar enam sampai 12 bulan, karena menghambat pertumbuhan mikroorganisme.  

Namun, untuk menjaga tekstur kurma, sebaiknya simpan di suhu ruang. "Tergantung jenis kurma, basah dan kering, biasanya menyimpan kurma di suhu ruang dapat bertahan satu hingga tiga bulanan," ujar chef Budi. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau