Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 25 Maret 2025, 21:50 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

Sumber PetMD

KOMPAS.com - Kucing sering kali memanjat tirai dan jendela, sehingga meninggalkan jejak cakaran yang merusak. 

Meskipun ini adalah perilaku alami, ada cara untuk mengatasinya tanpa harus menghukum kucing. Melansir PetMD, Selasa (25/3/2025), berikut adalah cara menghentikan kucing memanjat tirai jendela.

Mengapa kucing suka memanjat tirai?

Menurut Dr. Carlo Siracusa, DVM, kucing memiliki naluri alami untuk memanjat, baik itu rasnkucing berenergi tinggi seperti Abyssinian maupun yang lebih santai seperti Persia. 

Baca juga: Apakah Kucing Mengenal Namanya Sendiri?

Kucing menggunakan ruang vertikal untuk mengamati lingkungan, mencari tempat aman, dan berburu mangsa.

Dr. Brian Collins, DVM, menambahkan bahwa naluri ini tetap ada meskipun kucing tinggal di dalam rumah. Kucing mencari tempat tinggi untuk merasa aman dari ancaman atau sekadar mendapatkan sudut pandang yang lebih luas.

Selain itu, jika kucing merasa stres atau sakit, mereka mungkin mencari tempat tinggi untuk menjauh dari manusia atau hewan lain. 

Oleh karena itu, menyediakan tempat istirahat yang nyaman di ketinggian sangat penting, terutama jika ada lebih dari satu kucing di rumah.

Baca juga: 30 Ide Nama untuk Kucing Belang Jantan dan Betina

Cara melatih kucing agar tidak memanjat tirai

Anak kucing cenderung memanjat karena rasa ingin tahu dan kebosanan. Untuk menghindari kerusakan pada tirai, berikan mereka alternatif yang menarik, seperti:

  • Pohon kucing dengan tempat bertengger yang nyaman.
  • Mainan interaktif yang bisa digantung di berbagai tingkat.
  • Camilan yang ditempatkan di area khusus agar mereka tertarik memanjat tempat yang aman.

Menggunakan catnip juga bisa membantu mengarahkan anak kucing ke tempat yang diinginkan.

Sebaiknya, hindari hukuman karena dapat menyebabkan stres dan bahkan agresi pada kucing.

Baca juga: Tips Aman Mudik Lebaran Bersama Anjing dan Kucing Peliharaan

Pendekatan yang sama berlaku untuk kucing dewasa. Meskipun beberapa kucing menjadi lebih tenang seiring bertambahnya usia, ada juga yang tetap aktif dan membutuhkan lingkungan yang beragam. 

Untuk mencegah kucing memanjat tirai, ciptakan lingkungan yang memenuhi kebutuhan mereka, seperti:

  • Sediakan rak, tempat tidur gantung, atau pohon kucing untuk memanjat.
  • Batasi akses ke tirai panjang dengan mengikatnya atau menggunakan alternatif lain seperti tirai pendek.
  • Susun perabotan agar kucing bisa melompat dengan aman dari satu tempat ke tempat lain.
  • Buat sendiri rumah kucing dari sisa kayu atau karpet agar lebih ekonomis.

Jika ingin solusi yang lebih sederhana, kamu bisa membuat mainan interaktif seperti mengikat bulu atau bola ke ujung tongkat dan menggerakkannya seperti mangsa yang bisa dikejar kucing.

Baca juga: Sejak Usia Berapa Kucing Mulai Dianggap Tua?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau