Penulis
KOMPAS.com - Membersihkan rumah tampak seperti tugas yang sederhana, tetapi nyatanya ada banyak perdebatan soal urutan yang tepat.
Salah satu pertanyaan paling umum adalah, sebaiknya menyapu atau menyedot debu lebih dulu?
Jawabannya ternyata bukan sekadar soal urutan, tetapi lebih kepada alat mana yang paling efektif untuk pekerjaan tersebut.
Melansir Southern Living, berikut penjelasan lengkapnya agar kamu bisa membersihkan rumah dengan lebih efisien.
Baca juga: Cara Mencuci Sapu dengan Benar agar Tak Menyebarkan Debu dan Kotoran
Banyak orang merasa harus melakukan keduanya agar lantai benar-benar bersih. Padahal, penyedot debu yang bagus ditambah alat pel bisa menggantikan sapu dalam banyak situasi.
Namun, ada beberapa sudut sempit atau sela-sela furnitur yang lebih mudah dijangkau oleh sapu. Dalam kasus ini, sapu masih bermanfaat, terutama untuk pembersihan cepat atau area yang sulit dijangkau penyedot debu.
Jika penyedot debumu dilengkapi aksesori yang bisa menjangkau celah dan sudut, menyapu bisa jadi tidak diperlukan. Namun, jika tidak, menyapu terlebih dulu bisa sangat membantu.
Untuk permukaan seperti karpet, menyapu bukan solusi ideal. Sapu tidak mampu membersihkan debu dan kotoran yang menempel di serat karpet. Untuk itu, penyedot debu tetap jadi pilihan utama di permukaan berlapis kain.
Baca juga: 5 Cara Membersihkan Karpet Tanpa Vacuum Cleaner
Jika kamu berencana menggunakan sapu dan penyedot debu, menyapu lebih dulu adalah langkah yang tepat.
Dengan menyapu, kamu membantu melepaskan debu dan kotoran yang menempel di permukaan seperti dinding, bawah furnitur, atau sudut lantai. Setelah itu, penyedot debu bisa bekerja lebih maksimal tanpa ada partikel halus yang terlewat.
Selain itu, menyapu lebih dulu mencegah penyedot debu langsung mengisap debu yang beterbangan, yang bisa berakhir tersebar kembali di udara.
Baca juga: 4 Langkah Mudah Menyapu Lantai agar Efisien dan Bersih
Mengepel sebaiknya dilakukan setelah penyedotan debu atau menyapu. Jika dilakukan sebelumnya, debu dan kotoran justru akan tersebar saat lantai basah, menciptakan noda yang sulit dihilangkan.
Untuk hasil paling bersih, kamu bahkan bisa menggunakan metode "sandwich", yakni menyedot debu, lalu mengepel, kemudian menyedot debu lagi setelah lantai kering.
Meskipun penyedotan kedua bersifat opsional, langkah pertama wajib dilakukan agar lantai bersih sebelum terkena alat pel.
Baca juga: 5 Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Membeli Vacuum Cleaner
Dengan demikian, simpulannya, gunakan sapu jika banyak debu menumpuk di sudut, bawah perabot, atau area sulit dijangkau.
Gunakan penyedot debu sebagai alat utama untuk karpet atau permukaan yang halus. Kemudian, mengepel harus dilakukan terakhir, setelah debu dan kotoran dibersihkan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang