Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kenapa Harga Ikan Koi Sangat Mahal? Ahli Jelaskan Alasannya

Kompas.com, 9 Agustus 2025, 08:52 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Ikan koi merupakan salah satu ikan favorit di kalangan pencinta ikan hias. Corak tubuh ikan koi yang berwarna-warni menjadi ciri khasnya yang unik dan menarik. 

Tak hanya cantik, ikan koi juga dikenal sebagai ikan yang mahal. Beberapa jenisnya bisa dijual dengan harga jutaan rupiah. 

Kenapa harga ikan koi sangat mahal?

Ilustrasi ikan koi.PIXABAY/ENDRI YANA YANA Ilustrasi ikan koi.

Menurut drh. Handi Putra Usman, fish veterinarian sekaligus pemilik akun Instagram @koi.vet.indo, harga ikan koi ditentukan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah warnanya.

Baca juga: Arti Warna Ikan Koi Menurut Feng Shui, Bisa Bawa Hoki ke Rumah

"Range harga koi sangat bervariasi, ratusan ribu hingga ratusan juta rupiah, bergantung kualitas warna, postur tubuh, dan pattern ikan tersebut," katanya.

Ikan koi dengan corak unik, warna yang tajam, dan ukuran tubuh yang besar kerap dibanderol dengan harga tinggi dan menjadi incaran para kolektor. 

Proses untuk mendapatkan koi dengan kualitas ini tidaklah mudah. Pasalnya, dalam setiap kali proses pemijahan, hanya sebagian kecil yang memenuhi standar kualitas tinggi. 

Baca juga: Cara Merawat Ikan Koi agar Panjang Umur dan Berwarna Cerah

Kelangkaan inilah yang menjadi faktor utama mengapa harga ikan koi bisa sangat tinggi di pasaran.

"Peternak koi hanya bisa mendapatkan beberapa ekor anakan koi dengan kualitas tinggi dari setiap kali proses pemijahan. Hal tersebut yang menyebabkan harga koi sangat tinggi," kata drh. Handi.

Ciri-ciri ikan koi berkualitas tinggi 

Ada beberapa perbedaan antara ikan koi berkualitas tinggi dengan koi berkualitas standar. Berikut adalah beberapa ciri ikan koi berkualitas tinggi menurut drh. Handi:

Baca juga: 4 Upaya Sanitasi Kolam Ikan Koi yang Harus Dilakukan secara Rutin

  • Postur tubuh proporsional dan kokoh: Memiliki kepala, pundak, dan pangkal ekor lebar yang menunjukkan kekuatan serta kesehatan ikan.
  • Corak unik dan memikat: Pola warna yang unik dan terdistribusi merata di seluruh tubuh.
  • Warna solid dan tajam: Tidak ada bercak pudar, gradasi yang mengganggu, atau warna kusam.

Jenis-jenis ikan koi yang populer

drh. Handi mengungkapkan, jenis koi gosanke merupakan jenis ikan koi yang paling populer di Indonesia.

Baca juga: Cara Membuat Kolam Ikan Koi di Rumah dengan Mudah

"Jenis ikan koi gosanke, seperti kohaku, sanke, showa, dengan ciri khas memiliki kombinasi warna merah, putih, dan hitam, merupakan jenis yang paling populer," ujarnya.

Ikan koi kohaku

Ilustrasi ikan koi.UNSPLASH/GHIFARI ANDI Ilustrasi ikan koi.

Ikan koi kohaku relatif mudah dirawat. Dilansir dari A-Z Animals, ikan ini merupakan omnivora dan menyukai beragam makanan, dengan alga sebagai sumber makanan favorit. 

Karena ikan ini tumbuh untuk beradaptasi dengan lingkungannya, penting untuk menyediakan kolam berukuran cukup agarm koi kohaku dapat berkembang dengan baik.

Baca juga: 16 Jenis Ikan Koi Populer, Sudah Tahu?

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau