Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Gunakan 3 Warna Cat Ini di Kamar Tidur Menurut Desainer

Kompas.com, 12 Agustus 2025, 21:47 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

KOMPAS.com - Warna cat di kamar tidur tidak hanya bertujuan mempercantik ruangan. Lebih dari itu, warna cat harus menciptakan ruang yang nyaman untuk tidur atau menunjang tidur. 

“Warna cat yang bagus untuk kamar tidur tidak terlalu mencolok,” ucap Kate Duffy, pendiri dan desainer utama di Duffy Scott Interiors, Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, kepada Southern Living, Selasa (12/8/2025). 

Baca juga: 5 Warna Cat Ruang Tamu yang Hadirkan Ketenangan dan Energi Positif

Duffy melanjutkan kamu bisa memilih warna cat terang atau gelap, tetapi apa pun warnanya, warna tersebut harus memiliki nuansa hangat serta tingkat kelembutan yang akan membantu menjaga ruangan tetap tenang. 

Akan tetapi, perlu diketahui, ada beberapa warna cat yang sebaiknya dihindari di kamar tidur karena dapat mengganggu, bahkan sulit beristirahat. 

Nah, Duffy dan sejumlah desainer interior lainnya membagikan sejumlah warna cat yang harus dihindari di kamar tidur dan memberikan rekomendasi warna sebagai gantinya. 

Warna cat yang harus dihindari di kamar tidur

Sebenarnya, kamar tidur menjadi ruang kamu menghabiskan banyak waktu—hampir seperempat dari hari yang dimiliki—jadi daripada mengikuti tren, penting memilih warna cat yang kamu sukai.

Karena apa yang menarik bagi kita bisa sangat subjektif, mustahil menentukan daftar warna cat yang benar-benar tidak boleh digunakan, tetapi para desainer sepakat ada beberapa keluarga warna dan karakteristik tertentu yang harus dihindari.

Sebagian besar warna yang berada di zona bahaya berada dalam tiga kategori utama: 

Baca juga: 7 Warna Cat yang Bikin Rumah Terasa Lebih Damai dan Menenangkan

  • Abu-abu atau putih dengan nuansa dingin

Ilustrasi kamar tidur dengan warna cat abu-abu.Unsplash/Francesca Tosolini Ilustrasi kamar tidur dengan warna cat abu-abu.

Nuansa dingin tidak boleh diabaikan. Meski Duffy menyarankan menghindari abu-abu atau putih, bukan seluruh keluarga warna yang harus dihindari, justru warna-warna dengan rona dingin yang dapat membuatnya tampak lebih biru atau "krem kotor". 

"Warna-warna ini cenderung terlihat suram, terutama pada musim dingin atau hari hujan," Duffy memperingatkan.

Sebaliknya, ia menyarankan memilih warna abu-abu lembut dengan nada hangat dan memadukannya dengan wallpaper aksen untuk menghadirkan sedikit kegembiraan halus pada ruangan. 

Baca juga: 5 Warna Cat yang Bikin Rumah Terlihat Tua dan Ketinggalan Zaman 

  • Nuansa ekstra terang

Ilustrasi kamar tidur dengan warna cat hijau. Shutterstock/Pixel-Shot Ilustrasi kamar tidur dengan warna cat hijau.
Selanjutnya, warna cat yang harus dihindari di kamar tidur adalah nuansa ekstra terang. Warna-warna cerah yang tepat memang ajaib. Bayangkan warna chartreuse, sedikit merah muda menyala, bahkan kuning kenari.

Namun, warna-warna berani dan mencolok ini sebaiknya tidak digunakan di dinding kamar tidur.

"Sebaiknya, hindari warna hijau terang, merah muda, dan kuning karena warna-warna tersebut akan semakin intens jika terkena sinar matahari serta cahaya buatan dan tidak akan meningkatkan kualitas tidur," ujar Laura Pankonien, desainer utama firma desain-bangun The Pankonien Group di Austin, Texas, AS. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau