Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Plastik, Kaca, atau Stainless Steel, Apa Material Terbaik untuk Wadah Makanan?

Kompas.com, 28 Agustus 2025, 08:27 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

KOMPAS.com - Media sosial baru-baru ini sempat diramaikan dengan pemberitaan mengenai food tray atau wadah makan bergizi gratis (MBG) yang diduga mengandung minyak babi dan menggunakan material stainless steel atau baja tahan karat tipe 201. 

Padahal, para ahli kesehatan telah melarang stainless steel 201 kontak langsung dengan makanan. Hal ini karena material tersebut lebih mudah melarutkan logam dan mudah berkarat. 

Baca juga: 6 Tanda Wadah Makanan Plastik Sudah Tidak Layak Digunakan

Selain itu, material stainless steel 201 memiliki kandungan magnesium yang tinggi, kekuatannya relatif rendah, serta banyak digunakan untuk barang-barang, seperti pagar, kanopi, serta merchandise

Lantas, material apa yang terbaik untuk wadah makanan

Nah, dilansir dari Martha Stewart dan Healthline, Kamis (28/8/2025), berikut cara memilih material terbaik untuk wadah penyimpanan makanan.

Plastik

Ilustrasi wadah makanan plastik.SHUTTERSTOCK/timquo Ilustrasi wadah makanan plastik.
Dalam hal daya tahan, plastik paling rentan terhadap keausan serta menyerap bau dan noda makanan.

"Penting mencatat berapa lama kamu menyimpan wadah plastik karena bahan kimia dapat 'bocor' dari plastik saat dipanaskan," ucap Leanne Stapf, Chief Operating Officer The Cleaning Authority.

Tanda jelas sudah waktunya membuang wadah plastik adalah jika retak, berubah warna, atau berubah bentuk. 

Selain itu, hindari menggunakan wadah makanan plastik yang mengandung zat Bisphenol A (BPA). Studi telah menemukan BPA adalah senyawa pengganggu endokrin yang dapat mengganggu fungsi hormon normal dalam tubuh. 

Baca juga: Catat, Ini Wadah Terbaik Menyimpan Daging Kurban di Kulkas dan Freezer

Tergantung pada bahan wadah plastiknya, wadah tersebut mungkin perlu dicuci dengan tangan. Meski sebagian besar barang plastik aman untuk mesin pencuci piring, pastikan membaca semua label.

Beberapa plastik, terutama wadah tipis untuk dibawa pulang, dapat melengkung karena suhu tinggi dari mesin pencuci piring.

"Dalam jangka panjang, beberapa wadah makanan plastik dapat rusak karena penggunaan mesin pencuci piring dan kehilangan bentuknya," tambah Stapf. 

Kaca 

Kaca adalah pilihan yang jauh lebih ramah lingkungan, dapat digunakan kembali, aman, dan tahan lama dibanding wadah plastik. Wadah makanan kaca hanya perlu diganti bila retak atau pecah. 

Selain itu, wadah kaca mudah dibersihkan dan digunakan sebagai kemasan makanan yang mudah dibawa. 

Namun, tutup wadah kaca tidak antibocor sehingga kurang ideal untuk wadah portabel yang dibawa ke tempat kerja, sekolah, atau saat bepergian.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau