Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Tanaman Pengusir Ular yang Dapat Ditanam di Halaman Rumah

Kompas.com, 22 September 2025, 07:43 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

KOMPAS.com - Ular menyukai lingkungan lembap dengan dedaunan lebat dan umum ditemukan di taman batu yang cerah.

Meski banyak ular tidak berbisa atau mengancam manusia dan hewan, keberadaannya di dekat rumah bisa sangat meresahkan. 

Maka itu, perlu segera mengambil tindakan untuk mencegah ular muncul di halaman rumah. 

Baca juga: 7 Cara Alami Membasmi Ular dari Halaman Rumah Selamanya

Dengan indra penciuman yang kuat, ada banyak aroma alami yang tidak disukai ular dan banyak tanaman harum yang akan mengusirnya. 

Ular tidak menyukai aroma kuat dan pahit, jadi sebaiknya menggunakan tanaman aromatik untuk mengusir ular.  

Selain itu, bisa menggunakan tanaman berduri yang sulit ditembus ular, seperti tanaman herbal aromatik, tanaman bunga harum, hingga tanaman berdaun berduri. Tanaman ini juga dapat menambah daya tarik di halaman rumah.

Nah, dikutip dari Homes and Gardens, Senin (22/9/2025), berikut sejumlah tanaman pengusir ular yang dapat ditanam di halaman rumah. 

Baca juga: 7 Cara Alami Membasmi Ular dari Halaman Rumah Selamanya

Marigold

Ilustrasi bunga marigold. Ilustrasi bunga marigold.
Tanaman marigold dikenal ampuh mengusir serangga berkat aromanya yang menyengat. Marigold Prancis dan Amerika memiliki aroma pedas yang kuat serta bunga merah, kuning, dan oranye yang rimbun. 

Tanaman marigold ternyata juga dapat menjauhkan ular. “Bunga-bunga yang cerah dan indah ini terlihat polos, tetapi akar marigold tumbuh dalam dan agresif,” kata tim di Mo Plants.

Akar yang kokoh ini adalah pengusir ular. Akar ini mengeluarkan bau kuat yang mengusir ular, tikus tanah, dan tikus mondok.

Akar marigold juga dapat menjangkau tempat ular mungkin bersembunyi dan menggali, sehingga baunya akan mencapai jauh ke dalam tanah.

Tanaman tahunan yang mudah didapat ini paling subur di bawah sinar matahari. Kamu dapat menanam marigold dari biji dan membuatnya terus menghasilkan bunga baru dan lebih lama dengan memangkas bunga yang layu secara teratur.

Marigold juga bagus ditanam untuk menarik kupu-kupu. 

Baca juga: Waspadai Ular Weling di Sekitar Rumah, Ini Bahayanya Menurut Ahli IPB 

Lavender 

Ilustrasi tanaman lavender.Shutterstock/freya-photographer Ilustrasi tanaman lavender.
Selanjutnya, tanaman pengusir ular yang dapat ditanam di halaman rumah adalah lavender. Bunga berwarna ungu yang cantik ini memiliki aroma kuat yang akan mengganggu indra penciuman ular yang sensitif dan mengusirnya. 

"Lavender memiliki bau menyengat yang tidak disukai ular dan lebih suka menghindarinya daripada melewatinya untuk memasuki taman. Hal ini menjadikannya pagar anti-ular yang baik," jelas Nicole Carpenter, pakar pengendalian hama dan Presiden Black Pest Prevention.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau