Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bahaya Mencuci Celana Dalam Bersama Pakaian Lain

Kompas.com, 4 Oktober 2025, 22:52 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

KOMPAS.com -Kita semua sering kali terlalu malas memperhatikan etika mencuci. Kita memasukkan semuanya ke mesin cuci, dari pakaian, sweater, jeans, pakaian dalam, seprai, hingga kaus kaki. 

Tujuannya, menghemat waktu dan tenaga mencuci pakaian dalam satu muatan sehingga lebih cepat serta ringan. 

Baca juga: Berapa Banyak Detergen yang Harus Digunakan saat Mencuci Pakaian?

Namun, perlu diketahui, tidak semua barang ini boleh dicuci bersama, baik di mesin cuci maupun dengan tangan.

Misalnya saja, celana dalam dengan pakaian lainnya, entah itu jeans maupun sweater

Meski secara teknis memungkinkan mencuci celana dalam dicampur dengan cucian lain, hal ini tidak disarankan untuk menjaga kebersihan dan perawatan pakaian secara optimal. 

Celana dalam sering kali terbuat dari kain halus, seperti bambu, yang memerlukan perawatan khusus saat dicuci.

Selain itu, faktor kesehatan juga menjadi alasan mengapa harus mencuci celana dalam terpisah dari pakaian lain. 

Baca juga: Begini Cara Mencuci Celana Dalam Baru Sebelum Dipakai

Haruskah mencuci celana dalam secara terpisah?

Ilustrasi celana dalam.Unsplash/ulian_ka Ilustrasi celana dalam.
Dalam hal mencuci pakaian, memilah pakaian berdasarkan bahan, warna, dan tingkat kekotorannya sangatlah penting.

Pakaian dalam, sebagai pakaian intim, membawa bakteri dan cairan tubuh yang memerlukan perhatian khusus. Karena itu, disarankan mencuci celana dalam secara terpisah dari pakaian lainnya untuk menjaga kebersihan dan mencegah kontaminasi silang.

Mencuci celana dalam bersama pakaian biasa dapat merusak struktur dan mengurangi keutuhannya, yang menyebabkan ketidaknyamanan atau kerusakan dini.

Pada akhirnya, meski mungkin tampak nyaman untuk mencampur pakaian dalam dengan cucian lainnya, sebaiknya berhati-hati dan mencucinya secara terpisah.

Namun, jika bertekad mencuci pakaian dalam bersama pakaian lain, ada beberapa pertimbangan yang perlu diingat.

Pertama dan terpenting, pastikan celana dalam bersih dan bebas noda atau bau yang terlihat. Selain itu, pilih detergen lembut yang cocok untuk pakaian dalam dan pakaian biasa untuk menghindari iritasi kulit dan kerusakan kain. 

Baca juga: Haruskah Mencuci Pakaian Dalam Baru Sebelum Memakainya? Ini Bahayanya

Bahaya mencuci celana dalam bersama pakaian lain 

Ilustrasi celana dalam.Unsplash/penkiir Ilustrasi celana dalam.
Mencuci celana dalam dengan pakaian lain dapat dilakukan, tapi kamu harus siap dengan dampak buruk yang terjadi seperti dilansir dari Time of India dan Tbo Clothing, Sabtu (4/10/2025).

  • Risiko penularan bakteri

Mencampur celana dalam dengan pakaian biasa meningkatkan risiko penularan bakteri dan cairan tubuh.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau