Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kaktus di Dalam Rumah Bisa Menarik Energi Negatif, Benarkah?

Kompas.com, 25 Desember 2025, 20:47 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Bagi para penghobi tanaman hias, kaktus sering kali menjadi pilihan favorit karena bentuknya yang unik, estetik, dan sangat mudah dirawat. 

Namun, jika kamu menerapkan prinsip feng shui dalam menata hunian, kaktus ternyata menjadi salah satu tanaman yang paling dihindari untuk diletakkan di dalam ruangan.

Feng shui merupakan seni kuno asal Tiongkok yang fokus pada pengaturan posisi benda untuk memperlancar aliran energi positif atau chi. 

Dalam filosofi ini, setiap benda yang dimasukkan ke dalam rumah memiliki getaran energinya masing-masing, tidak terkecuali tanaman. Lantas, mengapa tanaman kaktus dianggap tidak baik untuk keharmonisan rumah?

Baca juga: Lokasi Terbaik Meletakkan Kaktus Natal di Rumah Menurut Feng Shui

Kaktus dan energi negatif 

Melansir dari House Digest, kaktus dianggap sebagai pemancar energi negatif yang dikenal dengan istilah sha chi atau energi "panah beracun". 

Alasan utamanya terletak pada duri-duri kaktus yang tajam. Secara simbolis, duri kaktus menciptakan kesan "menyerang" dan defensif, yang secara bawah sadar dapat mengganggu ketenangan penghuni rumah.

Berikut adalah beberapa dampak negatif meletakkan kaktus sembarangan di rumah menurut feng shui:

Mengganggu relaksasi

Jika diletakkan di kamar tidur, duri kaktus dipercaya bisa memicu kegelisahan dan gangguan tidur. Kamar tidur seharusnya menjadi tempat yang paling lembut dan tenang, sedangkan kaktus membawa energi yang keras.

Baca juga: 3 Warna Cat yang Paling Cocok untuk Kamar Mandi Menurut Feng Shui

Memicu konflik emosional 

Duri yang tajam dikaitkan dengan rasa sakit secara emosional dan pertahanan diri yang berlebihan. Hal ini diyakini dapat memicu pertengkaran atau ketidakharmonisan antar anggota keluarga jika diletakkan di ruang tamu.

Menghambat keberuntungan

Meletakkan kaktus di dekat pintu masuk utama adalah kesalahan besar dalam feng shui. Pintu masuk adalah "mulut" energi positif. Keberadaan duri tajam di area ini dianggap dapat memblokir atau "menusuk" keberuntungan yang hendak masuk ke dalam rumah.

Tips meletakkan kaktus di rumah menurut feng shui 

Meskipun memiliki reputasi buruk dalam feng shui, bukan berarti kamu harus membuang semua koleksi kaktus milikmu. Jika kamu tetap ingin merawatnya karena alasan estetika, ada beberapa cara cerdas untuk menetralisir energi negatif tersebut, yakni:

Baca juga: Rumah Tusuk Sate, Betulkah Memiliki Energi Negatif Dalam Feng Shui?

Pilih lokasi luar ruangan 

Cara terbaik menikmati keindahan kaktus adalah dengan meletakkannya di balkon, teras, atau taman belakang. Di luar ruangan, duri kaktus justru berfungsi sebagai pelindung rumah dari energi negatif yang datang dari luar.

Gunakan aturan sisi kiri 

Jika harus meletakkannya di dalam ruangan, misalnya di ruang kerja, letakkan kaktus di sisi kiri dari pintu atau meja. Dalam tradisi feng shui, sisi kiri dipercaya memiliki energi yang lebih stabil dan mampu meredam sifat agresif dari tanaman berduri.

Penyeimbangan elemen lembut

Untuk meminimalisir kesan "menusuk", kamu bisa menyandingkan kaktus dengan tanaman berdaun bulat atau sukulen yang permukaannya halus. Menambahkan bunga segar di dekat kaktus juga sangat disarankan untuk menciptakan suasana yang lebih manis dan positif.

Baca juga: 6 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menata Ruang Tamu Menurut Feng Shui

Pastikan pencahayaan terang 

Kaktus yang diletakkan di tempat gelap akan menciptakan kesan suram dan layu, yang mana sangat buruk bagi energi rumah. 

Pastikan kaktus mendapatkan cahaya matahari yang melimpah dan sirkulasi udara yang baik agar energinya tetap hidup dan tidak stagnan.

Tips memilih tanaman hias menurut feng shui 

Ada beberapa tips yang bisa diterapkan saat kamu memilih tanaman hias untuk mempercantik rumah, yakni:

  • Pilih daun yang bulat: Hindari tanaman dengan daun yang terlalu tajam atau berduri (seperti kaktus) di dalam ruangan. Daun bulat lebih efektif mengalirkan energi dengan lembut.
  • Kondisi tanaman: Pastikan tanaman selalu dalam kondisi sehat dan segar. Tanaman yang layu atau mati justru akan memancarkan energi negatif.
  • Keseimbangan elemen: Gunakan pot dengan warna-warna yang mewakili elemen lain, misalnya pot keramik (tanah) atau pot logam.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau