Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 29 Januari 2026, 13:18 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

KOMPAS.com - Menentukan berapa banyak dan seberapa sering menyiram tanaman dalam ruangan saat musim hujan atau cuaca dingin bisa jadi sulit.

Hal ini mengingat ketika musim hujan, tanaman hias tumbuh lebih lambat dan umumnya membutuhkan lebih sedikit air. 

Baca juga: 6 Tanaman Hias Berdaun Lebar yang Dapat Mempercantik Ruangan 

Namun, di sisi lain, daun tanaman lebih mungkin rusak oleh udara kering di dalam ruangan akibat unit pemanas menyala selama bulan-bulan yang lebih dingin.

Mengapa kebutuhan penyiraman saat musim hujan berbeda? 

Ketika hari-hari musim hujan semakin pendek, tanaman hias secara alami menerima lebih sedikit cahaya dan tidak berfotosintesis seefisien biasanya.

Hal ini menyebabkan pertumbuhan tanaman melambat, tetapi juga mengurangi jumlah air dan pupuk yang dibutuhkan tanaman.

Kegagalan untuk menyesuaikan jadwal penyiraman pada musim hujan untuk memperhitungkan tingkat cahaya lebih rendah ini dapat menyebabkan penyiraman berlebihan dan masalah seperti pembusukan akar. 

Bahkan jika tanaman disimpan di bawah lampu tumbuh, umumnya tetap membutuhkan lebih sedikit air pada musim hujan. 

Baca juga: 7 Tanaman Hias yang Tetap Hidup di Rumah dengan Minim Sinar Matahari 

Namun, berbeda dengan tanaman luar ruangan saat musim hujan, tanaman dalam ruangan tidak pernah memasuki masa dormansi penuh dan masih membutuhkan air selama bulan-bulan musim dingin untuk menjaga batang dan daunnya.

Bahkan, sangat pentingmemantau tingkat kelembapan pada saat ini karena perapian, pemanas ruangan, dan unit pemanas lainnya menyebabkan udara dalam ruangan menjadi jauh lebih kering.

Seberapa sering menyiram tanaman hias saat musim hujan? 

Ilustrasi menyiram tanaman.FREEPIK/FREEPIK Ilustrasi menyiram tanaman.
Tidak ada aturan baku tentang berapa banyak dan seberapa sering menyiram tanaman saat musim hujan, jadi kamu perlu tetap fleksibel dengan jadwal penyiraman.

Tentu saja, tanaman tropis membutuhkan lebih banyak air daripada sukulen dan kaktus. Selain kebutuhan air umum jenis tanaman, frekuensi penyiraman akan bervariasi, tergantung pada faktor-faktor berikut:

  • Paparan cahaya 

Semakin banyak cahaya, semakin banyak air yang mungkin dibutuhkan tanaman hias saat musim hujan, terutama jika terkena sinar matahari langsung yang hangat di jendela yang menghadap selatan. 

Baca juga: 4 Penyebab Daun Tanaman Hias Berlubang, Jangan Dibiarkan 

  • Suhu rata-rata di rumah

Semakin hangat rumah, semakin cepat air akan menguap dari tanah.

  • Tingkat kelembapan

Semakin rendah kelembapan, semakin sering kamu perlu menyiram tanaman hias pada musim hujan.

  • Bahan pot tanaman

Secara umum, pot plastik menahan lebih banyak kelembapan dan pot terakota yang berpori lebih cepat kering.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau