Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wadah Makanan Plastik Berjamur, Sebaiknya Dicuci atau Dibuang?

Kompas.com, 27 Februari 2026, 17:46 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber The Spruce

KOMPAS.com - Wadah penyimpanan plastik menjadi favorit di banyak dapur untuk menyimpan sisa makanan, seperti roti, ayam goreng, hingga nasi goreng. 

Sayangnya, banyak dari kita lupa menghabiskan sisa makanan ini hingga menemukan makanan tersebut sudah dipenuhi jamur

Baca juga: Plastik, Kaca, dan Stainless Steel, Mana yang Paling Aman untuk Wadah Makanan? 

Ketika mendapati makanan berjamur, hal pertama yang dilakukan membuang semuanya ke tempat sampah, termasuk wadah plastik yang digunakan. 

Lantas, sebetulnya, perlukah membuang wadah plastik yang berjamur? atau masih bisa digunakan?

Apakah harus membuang wadah makanan plastik yang berjamur?

Ilustrasi wadah makanan plastik.SHUTTERSTOCK/TEACHER PHOTO Ilustrasi wadah makanan plastik.
Kimberly Baker, Direktur Tim Program Sistem dan Keamanan Pangan dan Spesialis Penyuluhan Koperasi di Universitas Clemson, Amerika Serikat, mengatakan wadah makanan yang berjamur tidak harus dibuang. 

"Wadah dapat digunakan kembali dengan aman setelah dibersihkan dan disanitasi dengan benar serta semua tanda jamur yang terlihat telah dihilangkan," kata Baker.

Namun, ini tidak berarti bahwa semua wadah plastik dapat dibersihkan hingga aman untuk makanan lagi.

"Wadah plastik yang telah mengalami kerusakan berupa lubang, goresan atau alur yang dalam, atau retakan harus dibuang," tambahnya. 

Baca juga: Jangan Simpan 8 Barang Ini di Wadah Plastik

Hal ini karena area yang rusak ini dapat menjadi tempat berkembang biaknya patogen serta sulit untuk dibersihkan dan disanitasi secara efektif. 

Dr. Baker juga memperingatkan wadah makanan tidak boleh digunakan jika sebelumnya berisi barang-barang non-makanan yang dapat meresap ke dalam plastik.

Bahkan dengan pembersihan dan sanitasi menyeluruh, penghilangan bahan kimia ini secara tuntas tidak dapat dijamin.

Cara membersihkan wadah makanan plastik yang berjamur

Dr. Baker, yang meneliti dan mengajar tentang keamanan pangan kepada operator makanan komersial, membagikan metode terbaik membersihkan dan mensterilkan wadah plastik yang berjamur. 

  • Singkirkan makanan yang berjamur

Cuci wadah plastik di mesin pencuci piring atau dengan tangan menggunakan air panas dan sabun cuci piring untuk menghilangkan sebanyak mungkin jamur, bersama dengan minyak atau sisa makanan di permukaan. 

Baca juga: 5 Jenis Barang yang Seharusnya Disimpan dalam Wadah Plastik 

  • Siapkan larutan sanitasi

Selanjutnya, cara membersihkan wadah makanan plastik yang berjamur adalah menyiapkan larutan sanitasi.

Isi wastafel atau ember bersih—yang cukup besar untuk merendam wadah plastik sepenuhnya—dengan 3,7 liter air dingin dan satu sendok makan pemutih klorin rumah tangga biasa tanpa aroma.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau