Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Barang yang Sebaiknya Tidak Dibersihkan dengan Baking Soda, Kenapa?

Kompas.com, 4 Maret 2026, 10:00 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Baking soda kerap diandalkan sebagai bahan alami untuk permbersihan di rumah. Hal ini karena baking soda bersifat abrasif yang efektif mengangkat noda pada banyak permukaan serta ramah lingkungan.

Dalam penggunaannya, baking soda sering dicampur dengan air atau cuka untuk membuat pasta pembersih. 

Baca juga: Wajib Coba! 8 Trik Bikin Pakaian Bersih Berkilau dengan Baking Soda 

Namun, baking soda tidak boleh dicampur dengan bahan tertentu, seperti pemutih klorin, amonia, atau alkohol, karena dapat memicu reaksi kimia berbahaya yang bisa berbahaya bagi kesehatan. 

Meski dikenal serbaguna, tidak semua barang dan permukaan di rumah aman dibersihkan dengan baking soda. Beberapa barang dan permukaan dapat rusak oleh baking soda. 

Nah, untuk mencegah kerusakan, dikutip dari laman Martha Stewart, Rabu (4/3/2026), berikut sejumlah barang yang sebaiknya tidak dibersihkan dengan baking soda.

Perangkat elektronik

Ilustrasi ponsel yang akan diisi daya (charge). Shutterstock/MosayMay Ilustrasi ponsel yang akan diisi daya (charge).
Baking soda bersifat abrasif dan kasar sehingga tidak cocok untuk membersihkan perangkat elektronik yang sensitif.

"Hindari penggunaan baking soda pada perangkat elektronik, seperti ponsel pintar, tablet, dan komputer. Tekstur abrasif baking soda dapat menggores layar dan merusak komponen elektronik yang sensitif," kata Alicia Sokolowski, Presiden dan Co-CEO Aspen Clean yang berbasis di Kanada. 

Baca juga: Cara Menghilangkan Bau pada Pakaian dengan Baking Soda, Cucian Jadi Lebih Wangi

Perhiasan

Selanjutnya, barang yang sebaiknya tidak dibersihkan dengan baking soda adalah perhiasan. 

"Baking soda bisa terlalu abrasif untuk perhiasan halus, terutama barang-barang yang terbuat dari emas atau perak," kata Sokolowski. 

Penggunaan baking soda pada perhiasan dapat menyebabkan goresan atau menghilangkan lapisan pelindung.

Lebih baik, gunakan pembersih khusus untuk membersihkan perhiasan guna menghindari kerusakan pada emas dan perak.

Peralatan masak aluminium

Meski aman untuk sebagian besar peralatan masak, baking soda sebaiknya tidak digunakan pada panci atau wajan aluminium.

“Baking soda dapat bereaksi dengan peralatan masak berbahan aluminium dan menyebabkan perubahan warna,” kata Sokolowski. 

Baca juga: Cara Membersihkan Tumpahan Kopi di Karpet dengan Cuka dan Baking Soda 

Furnitur dan barang antik berlapis lilin

Ilustrasi furnitur kayu.SHUTTERSTOCK/LEKSTOCK 3D Ilustrasi furnitur kayu.
Furnitur berlapis lilin dan barang antik juga menjadi barang yang sebaiknya tidak dibersihkan dengan baking soda.

Hal ini karena barang-barang tersebut rentan tergores jika dibersihkan dengan baking soda. Sebaiknya, gunakan pembersih khusus untuk membersihkan peralatan tersebut atau serahkan perawatan pada profesional.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau