Penulis
KOMPAS.com - Pebalap andalan Ducati Lenovo, Marc Marquez, baru saja melewati sesi latihan yang penuh drama pada rangkaian MotoGP Amerika 2026.
Meski sempat mengalami kecelakaan hebat hingga harus mendapatkan perawatan medis darurat, Marc Marquez secara luar biasa mampu bangkit dan mengunci posisi tercepat.
Kejadian bermula pada sesi latihan bebas pertama (FP1) di Circuit of the Americas (COTA), Texas, Sabtu (28/3/2026).
Marc Marquez kehilangan kendali atas motornya dan terhempas keluar lintasan.
Posisi tangan yang tidak ideal saat mencoba menahan benturan membuatnya menghantam area graveyard dengan keras.
Baca juga: Marquez Bela FIM soal MotoGP Brasil, Berkaca ke Kasus Mandalika
Insiden ini sempat memicu kekhawatiran sebelum akhirnya ia dinyatakan laik untuk kembali ke lintasan.
Lintasan Texas kali ini tampak sangat menantang bagi para pembalap. Sebelum insiden yang menimpa Marquez, tikungan-tikungan tajam COTA sudah memakan banyak korban.
Jorge Martin, Enea Bastianini, hingga Franco Morbidelli tercatat sempat tergelincir.
Bahkan, bendera kuning sempat berkibar saat Ai Ogura dan Pedro Acosta mengalami kecelakaan di tikungan ke-18.
Berbicara mengenai kecelakaan yang menimpanya, Marquez mengakui bahwa hal itu murni karena kecerobohannya sendiri di awal sesi.
"Saya merasa bahwa itu bukanlah langkah baik untuk memulai," ungkap Marc Marquez dikutip dari MotoGP, Sabtu (28/3/2026).
Itu adalah sebuah kesalahan besar dan untungnya saya sudah berada disini untuk bisa kembali ke sirkuit."
Baca juga: Chicho Lorenzo Bongkar Alasan Marc Marquez Belum Menggigit di MotoGP 2026
Meski pergelangan tangan kirinya harus dibalut perban akibat luka-luka, mentalitas juara dunia tersebut tidak luntur.
Ia memutuskan untuk tetap memacu motornya dengan lebih waspada.
Pebalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez mengendarai motornya dalam Sprint Race MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 28 Februari 2026. (Foto oleh Lillian SUWANRUMPHA / AFP)"Saya percaya sangat besar kepada sirkuit, motor, dan saya sendiri untuk bisa memulai kembali sesi dengan kondisi yang baik."
"Pada akhirnya saya memulai balapan dengan lebih hati-hati lagi," imbuh jawara dunia tersebut.
Strategi tersebut terbukti ampuh. Memasuki menit-menit krusial, persaingan di papan atas menjadi sangat sengit.
Fabio Di Giannantonio sempat melesat ke posisi teratas menggeser catatan waktu Marquez.
Namun, Marquez kembali menegaskan bahwa COTA adalah wilayah kekuasaannya dengan mempertajam catatan waktu hingga menyentuh 2 menit 00,927 detik.
Hingga sesi berakhir, posisi Marquez tetap tak tergoyahkan di puncak klasemen latihan.
Baca juga: Marc Marquez di Mata Jorge Martin: Monster yang Peduli Sesama Pebalap
Di belakangnya, Ai Ogura dan Fabio Di Giannantonio berhasil mempertahankan posisi kedua dan ketiga setelah melewati tekanan hebat dari Marco Bezzecchi.
Dengan hasil impresif ini, Marc Marquez secara otomatis melangkah ke sesi kualifikasi 2 (Q2) yang akan berlangsung pada Minggu (28/3/2026).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang