Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
RS Pondok Indah Group

RS Pondok Indah Group adalah grup rumah sakit swasta yang mengelola tiga rumah sakit, yakni RS Pondok Indah - Pondok Indah, RS Pondok Indah - Puri Indah, dan RS Pondok Indah - Bintaro Jaya. Ketiga rumah sakit ini didukung para dokter ahli dari berbagai disiplin ilmu serta mengadopsi teknologi medis terkini untuk memberikan pelayanan kesehatan yang prima dan terdepan.

Anak Lebih Mudah Terserang Batuk Pilek Setelah Sembuh dari Covid-19, Apa yang Harus Dilakukan?

Kompas.com, 30 Oktober 2022, 16:05 WIB

Artikel ini adalah kolom, seluruh isi dan opini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan cerminan sikap redaksi.

Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini
Baru Jadi Ortu

Waswas soal tumbuh kembang si kecil?

Sigap konsultasi ke dokter anak via Kompas.com

KOMPAS.com - Anak yang terinfeksi virus corona penyebab Covid-19 berisiko mengalami long Covid dan bahkan MIS-C atau multisystem inflammatory syndrome in children.

Selain itu, anak-anak yang telah sembuh dari Covid-19, cenderung lebih mudah terserang batuk pilek. Lalu, bagaimana cara meningkatkan imun tubuh anak, agar terhindar dari batuk pilek atau infeksi saluran pernapasan atas (ISPA)?

Dr Cynthia Rindang Kusumaningtyas., Sp.A, Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah menjelaskan, imunitas tubuh pascainfeksi, termasuk infeksi Covid-19, membutuhkan waktu untuk dapat kembali ke keadaan normal.

Hal ini juga dipengaruhi oleh tingkat keparahan infeksi yang terjadi.

Baca juga: Batuk pada Anak Tak Kunjung Sembuh, Kapan Harus Minum Obat Batuk?

“Semakin berat infeksi, maka semakin banyak waktu yang dibutuhkan oleh tubuh untuk benar-benar pulih,” kata dr Cynthia.

Ia melanjutkan, banyaknya aktivitas anak di luar rumah turut meningkatkan risiko paparan anak terhadap berbagai penyakit, terutama penyakit yang penularannya melalui udara.

Cara meningkatkan imun tubuh anak

Menurut dr Cynthia, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan imun tubuh anak, yakni sebagai berikut.

1. Tidur cukup

Untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh anak, penting untuk memastikan anak beristirahat dengan cukup.

Kebutuhan tidur anak bergantung pada usianya. Waktu tidur yang dibutuhkan oleh bayi berkisar 12 – 16 jam per hari, sementara usia anak membutuhkan waktu tidur sebanyak 8 – 10 jam per hari.

“Pastikan anak memiliki waktu tidur yang cukup dan teratur, sehingga tubuhnya dapat melakukan perbaikan sesuai dengan yang dibutuhkan,” jelasnya.

2. Nutrisi seimbang dan berolahraga

Selain waktu istirahat yang cukup, anak juga membutuhkan nutrisi seimbang setiap hari. Ajak juga anak untuk berolahraga atau melakukan aktivitas fisik lainnya, setidaknya 1 jam per hari agar tubuh lebih bugar.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Anak Meningkat, Epidemiolog Ingatkan Pentingnya Vaksinasi dan Prokes

3. Lingkungan yang bahagia

Ditambahkan dr Cynthia, menjaga lingkungan yang baik dan bahagia juga turut memengaruhi imun tubuh anak.

4. Vaksinasi sesuai jadwal

Jangan lupa untuk menjalani semua vaksinasi sesuai jadwal, karena vaksin akan memberikan proteksi spesifik terhadap kuman-kuman berbahaya yang mungkin dapat menyerang si kecil.

5. Protokol kesehatan

Sebagai orangtua, jangan bosan untuk selalu mengingatkan anak-anak untuk tetap menjaga protokol kesehatan yang baik selama beraktivitas.

“Apabila semua hal dapat dijalankan dengan baik secara simultan, tentunya anak akan lebih sehat dan tahan terhadap serangan berbagai penyakit yang ada di sekitarnya,” pungkas dr Cynthia.

Baca juga: Anak Sembuh dari Covid-19, Haruskah Melakukan Pemeriksaan Pasca Covid?

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com. Download sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau