Penulis
KOMPAS.com - Selama ini Indonesia dikenal sebagai wilayah yang relatif aman dari siklon tropis. Letaknya yang dekat dengan garis khatulistiwa membuat pembentukan badai besar seperti yang sering terjadi di Samudra Pasifik atau Atlantik jarang terjadi di wilayah ini.
Namun kondisi tersebut kini mulai berubah.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan bahwa Indonesia semakin rentan terhadap ancaman siklon tropis. Perubahan iklim global dan suhu permukaan laut yang semakin hangat menjadi faktor utama yang memicu perubahan ini.
Peneliti dari Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Yosef Prihanto, menjelaskan bahwa pemanasan laut telah mengubah dinamika pembentukan siklon di kawasan sekitar Indonesia.
“Indonesia bukan lagi wilayah yang aman dari siklon. Suhu laut yang semakin hangat membuat peluang terbentuknya siklon semakin besar, bahkan lebih dekat ke wilayah kita,” kata Yosef, Kamis (5/3).
Baca juga: Fenomena Badai Dahsyat Taliah, Bagaimana Siklon Tropis Terbentuk?
Temuan tersebut didasarkan pada analisis data iklim dan atmosfer selama lebih dari tiga dekade, yakni periode 1990 hingga 2023.
Dalam rentang waktu itu, para peneliti mencatat terdapat ratusan siklon tropis yang terbentuk di wilayah selatan Indonesia. Yang lebih mengkhawatirkan, puluhan di antaranya bahkan terbentuk di dalam wilayah Indonesia sendiri.
Hal ini menunjukkan adanya perubahan pola pembentukan siklon yang sebelumnya jarang terjadi di kawasan ini.
Pergeseran tersebut membuat wilayah Indonesia tidak lagi sepenuhnya terlindungi oleh posisi geografisnya di sekitar khatulistiwa.
Ancaman siklon tropis bukan sekadar teori ilmiah. Dampaknya sudah pernah dirasakan secara langsung oleh masyarakat Indonesia.
Salah satu contoh paling nyata adalah Siklon Seroja yang terjadi pada April 2021. Badai tersebut memicu hujan ekstrem yang berujung pada banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah, terutama di Nusa Tenggara Timur.
Peristiwa itu menimbulkan kerusakan besar pada infrastruktur serta menelan korban jiwa.
Fenomena tersebut memperlihatkan bagaimana siklon tropis dapat memicu rangkaian bencana hidrometeorologi yang kompleks dan berbahaya.
Baca juga: Mengenal Siklon Tropis: Badai Dahsyat dari Lautan Hangat
Riset BRIN juga menemukan bahwa cuaca ekstrem semakin mudah terbentuk karena kombinasi berbagai faktor global.
Selain suhu laut yang meningkat, dinamika atmosfer global turut berperan dalam memperkuat intensitas badai.