KOMPAS.com - Sebuah unggahan di media sosial Instagram mengungkapkan dampak buruk dari seseorang yang jarang terpapar sinar matahari.
Unggahan tersebut mengatakan bahwa efek buruk dari seseorang yang jarang terpapar sinar matahari bahkan hampir sama dengan para perokok. Berikut kutipannya.
"Jarang kena matahari? risikonya setara dengan merokok," tulis akun @exp********* pada Senin (10/11/2025).
Selama ini merokok identik dengan penyakit kronis pada bagian dalam tubuh seperti penyakit paru-paru, pernafasan, dan lainnya.
Namun, benarkah jarang terpapar sinar matahari juga berdampak sama seperti dampak dari seorang perokok?
Baca juga: Dokter Jelaskan Dampak Mikroplastik pada Kesehatan Kulit, Apa Saja?
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (SPKK) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Agnes Rosarina Prita Sari mengatakan bahwa secara empiris, dampak dari tidak terpapar sinar matahari tidak sama dengan bahaya merokok.
"Jarang terpapar sinar matahari dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius terutama terkait kekurangan vitamin D, gangguan mood, serta penurunan imunitas," kata Agnes ketika dihubungi Kompas.com pada Senin (17/11/2025).
Meski begitu, Agnes mengatakan secara empiris efeknya tidak dianggap sama seperti bahaya merokok.
"Efeknya secara empiris tidak dianggap setara dengan bahaya merokok dari segi mortalitas dan risiko penyakit kronik. Namun, keduanya tetap harus dihindari untuk menjaga kesehatan optimal," kata Agnes.
Baca juga: Tips Pilih Sunscreen yang Tepat bagi Jemaah Umrah Menurut Dokter Kulit
Lebih lanjut, Agnes mengungkapkan manfaat yang didapat dari tubuh yang terpapar sinar matahari. Manfaat tersebut antara lain menjaga kesehatan tulang, sistem kekebalan tubuh, dan lainnya.
"Sinar matahari merupakan sumber vitamin D bagi tubuh manusia. Saat kulit terpapar sinar UVB (pagi dan sore hari), tubuh memproduksi vitamin D yang penting untuk kesehatan tulang, sistem kekebalan, dan banyak proses lainnya," jelas Agnes.
Maka dari itu, bagi seseorang yang jarang terkena sinar matahari dapat berpotensi kekurangan vitamin D yang penting bagi penyerapan kalsium dan kesehatan tulang.
Baca juga: Stres Bikin Kulit Kusam dan Cepat Tua, Dokter IPB: Skincare Saja Tak Cukup
"Selain itu juga berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh menjadi lebih mudah terserang infeksi atau sakit berkepanjangan," jelasnya.
Bahkan, kurangnya paparan sinar matahari bisa berisiko terkena penyakit kronis.
"Penyakit jantung dan beberapa jenis kanker juga dapat meningkat pada individu dengan kadar vitamin D rendah yang salah satunya dipicu kurangnya paparan sinar matahari," ungkap Agnes.