Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Roberto De Zerbi Negosiasi Latih Tottenham, Alessandro Nesta Ditawari Jadi Asisten

Kompas.com, 31 Maret 2026, 20:26 WIB
Tim Kompas.com,
Yudha Riefwan Najib

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Mantan pelatih Marseille, Roberto De Zerbi, dilaporkan sedang melakukan negosiasi untuk mengambil alih kursi kepelatihan klub Liga Inggris (Premier League), Tottenham Hotspur.

Melansir dari Football Italia, Roberto De Zerbi disiapkan untuk mengisi kekosongan posisi manajer Tottenham Hotspur.

Hal tersebut menyusul kepergian Igor Tudor yang baru meraih satu kemenangan dari tujuh laga di Liga Inggris.

Dalam proses pembicaraan kontrak jangka panjang dengan Tottenham, Roberto De Zerbi dikabarkan ingin membawa serta legenda sepak bola Italia, Alessandro Nesta, untuk bergabung ke dalam staf kepelatihannya.

Menurut laporan jurnalis TuttoSport, Nicolo Schira, Nesta telah ditawari peran sebagai asisten pelatih dan saat ini mantan bek tangguh itu tengah mempertimbangkan tawaran menarik tersebut.

Baca juga: Pesan Alessandro Nesta untuk Italia Jelang Final Playoff Piala Dunia 2026

Awalnya, pelatih berusia 46 tahun itu berencana untuk beristirahat dan menunggu hingga musim baru bergulir sebelum memilih klub anyar.

Namun, kegigihan manajemen The Lilywhites berhasil meyakinkannya untuk mempertimbangkan tawaran merapat ke Premier League.

Pakar transfer Sky Sport Italia, Gianluca Di Marzio, menyebut bahwa klub telah memaparkan proyek jangka panjang, termasuk janji perekrutan pemain-pemain bintang asalkan tim bisa dipastikan tetap bertahan di kasta tertinggi kompetisi.

Kehadiran Nesta diyakini akan menjadi tambahan amunisi berharga jika kesepakatan terwujud.

Bek legendaris Italia yang mencatatkan 78 penampilan bersama Gli Azzurri dan menjuarai Piala Dunia 2006 ini memiliki reputasi mumpuni.

Sepanjang karier bermainnya, ia memenangi dua trofi Liga Champions dan tiga gelar Serie A.

Di dunia manajerial, Nesta juga telah menimba ilmu dengan bekerja sebagai pelatih tim utama untuk Miami FC, Perugia, Frosinone, Reggiana, dan Monza.

Baca juga: Bela Alessandro Bastoni, Nesta: Saya Juga Sering Melakukannya

Penolakan Suporter Buntut Kasus Mason Greenwood

Roberto de Zerbi, kala memimpin Brighton dalam laga Liga Inggris 2023-2024 melawan Liverpool di Stadion Anfield pada 31 Maret 2024.AFP/PAUL ELLIS Roberto de Zerbi, kala memimpin Brighton dalam laga Liga Inggris 2023-2024 melawan Liverpool di Stadion Anfield pada 31 Maret 2024.

Meski negosiasi dilaporkan berjalan positif, langkah klub untuk merekrut De Zerbi tidak sepenuhnya mendapat sambutan hangat.

Sebagian penggemar menyuarakan ketidakpuasan dan mendesak klub mempertimbangkan kembali keputusannya.

Halaman:


Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau