KOMPAS.com - Bek kiri andalan Chelsea, Marc Cucurella, secara terbuka menyuarakan kritiknya terhadap kebijakan manajemen klub yang dinilai kurang stabil.
Marc Cucurella menyoroti seringnya terjadi pergantian pelatih serta ketimpangan dalam komposisi skuad yang terlalu didominasi oleh pemain muda tanpa kehadiran sosok berpengalaman.
Komentar pedas ini disampaikan Marc Cucurella saat dirinya tengah membela tim nasional Spanyol.
Ia menilai bahwa ketidakstabilan di tubuh The Blues, termasuk keputusan memecat pelatih terdahulu, telah memengaruhi mentalitas para pemain yang berambisi meraih gelar juara di kompetisi Premier League maupun level Eropa.
Dalam sebuah wawancara mendalam, Cucurella mengungkapkan keraguannya terhadap strategi klub yang terus menghamburkan dana besar untuk talenta muda.
Baca juga: Legenda Chelsea Sebut Cristiano Ronaldo Mungkin Berandai Bisa Sehebat Messi
Ia merasa tim membutuhkan keseimbangan antara potensi masa depan dan kematangan pemain yang sudah teruji di laga-laga besar.
“Saya mengerti ini adalah bagian dari kebijakan klub, dan mereka ingin mengambil arah ini – merekrut pemain muda dan menatap masa depan," kata Marc Cucurella dikutip dari Football Espana.
"Tetapi, bagi kita semua yang masih di sini dan ingin memenangkan hal-hal besar, momen seperti ini membuat kita merasa patah semangat,” ujar Cucurella.
Ia menambahkan bahwa kegagalan di laga krusial, seperti saat menghadapi PSG, merupakan bukti kurangnya jam terbang pemain.
“Kami memiliki inti pemain yang bagus. Fondasinya sudah ada. Tetapi untuk memperebutkan trofi besar seperti Liga Primer atau Liga Champions, Anda membutuhkan lebih banyak lagi."
"Hanya merekrut pemain muda mungkin akan mempersulit pencapaian tujuan tersebut. Melawan PSG, kami kekurangan pemain yang telah melalui situasi seperti itu," lanjutnya.
"Anda juga membutuhkan waktu, dan saya tahu pemain muda adalah orang-orang yang akan memiliki pengalaman di masa depan. Tetapi Anda perlu menemukan keseimbangan antara kedua hal tersebut.”
Baca juga: Komitmen Moises Caicedo bersama Chelsea di Tengah Incaran Real Madrid
Lamine Yamal dibayangi Marc Cucurella dalam pertandingan sepak bola fase liga Liga Champions antara Chelsea vs Barcelona di Stamford Bridge di London pada 25 November 2025. (Foto oleh Adrian Dennis / AFP)Terkait situasi manajerial, Marc Cucurella secara terang-terangan menentang keputusan klub saat memecat Enzo Maresca.
Menurutnya, stabilitas yang mulai terbentuk di bawah asuhan Maresca selama 18 bulan seharusnya dipertahankan demi hasil jangka panjang, sebagaimana yang dilakukan oleh Arsenal.