Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hasil Atletik Asia 2026: Indonesia Berjaya di Lompat Galah dan Jalan Cepat

Kompas.com, 31 Maret 2026, 18:28 WIB
Ferril Dennys,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim atletik Indonesia meraih prestasi dalam rangkaian kejuaraan internasional di Taiwan dan Jepang sepanjang Maret 2026.

Tim Merah Putih sukses mendominasi podium juara pada nomor lompat galah putri di Taiwan serta menembus jajaran enam besar Asia untuk nomor jalan cepat di Jepang.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi prestasi yang ditunjukkan para atlet tersebut.

Baca juga: Hidup Bertumpu pada Tangan, Deden Berjuang dari Kios Sekolah hingga Podium Atletik

"Rentetan hasil positif yang ditunjukkan para atlet kita di berbagai ajang Asia bulan ini membuktikan pembinaan kita sudah berada di jalur yang tepat."

"Hasil dari pertandingan-pertandingan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk mematangkan persiapan menuju agenda lain ke depan," ujar Luhut dalam keterangan kepada KOMPAS.com, Selasa (31/3/2026).

Diva Renatta Jayadi tampil luar biasa karena menyapu bersih posisi pertama dalam dua kejuaraan internasional.

Pada ajang 2026 Taiwan International Indoor Pole Vault Meet yang berlangsung 22 Maret, Diva menempati peringkat pertama dengan lompatan setinggi 4,20 meter.

Ia kembali menunjukkan konsistensinya pada ajang 2026 Nantou International Pole Vault Invitational Meet di Sun Moon Lake pada 25 Maret dengan membukukan catatan lompatan yang sama, yakni 4,20 meter.

Perjuangan Tim Jalan Cepat di Jepang

Sementara itu, tim jalan cepat Indonesia baru saja menuntaskan ajang Asian Half Marathon Race Walking Championships dan NOMI 2026 di Ishikawa, Jepang.

Di nomor Women Marathon Race Walking, Violine Intan Puspita sukses menembus peringkat ke-6 dengan catatan waktu 3:52:39.

Hasil serupa juga diraih oleh Halida Ulfah yang menempati peringkat ke-6 pada nomor Women Half Marathon Race Walking dengan waktu 1:54:37.

Di sektor putra, atlet senior Hendro menuntaskan nomor Men Marathon Race Walking di peringkat ke 14 dengan waktu 3:28:53.

Persaingan di Ishikawa dikenal sebagai salah satu rute race walking paling kompetitif di wilayah Asia.

Luhut menegaskan bahwa keberlanjutan pengiriman atlet ini didukung penuh oleh sinergi lintas sektor, termasuk dukungan dari Kemenpora RI dan kemitraan strategis dengan MIND ID.

"Pencapaian ini tidak lepas dari dukungan Kemenpora RI serta kemitraan strategis dengan MIND ID. Sinergi ini menjadi fondasi penting bagi kami untuk terus menambah jam terbang internasional atlet, guna memastikan mereka selalu kompetitif di panggung internasional," kata Luhut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Ketika Keunggulan Italia Berubah Jadi Tekanan Setelah Kartu Merah
Ketika Keunggulan Italia Berubah Jadi Tekanan Setelah Kartu Merah
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau