Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lebaran di Pantai si Malin Kundang: Saat Liburan Keluarga Menggerakkan Pedagang Kecil

Kompas.com, 25 Maret 2026, 20:18 WIB
Dharma Harisa,
Novita Rahmawati

Tim Redaksi

PADANG, KOMPAS.com — Libur Idul Fitri 1447 Hijriah membawa suasana berbeda di Pantai Air Manis, tempat di mana batu si Malin Kundang berada. Sejak pagi, kawasan pantai dipadati pengunjung yang datang bersama keluarga, menikmati waktu luang di tepi laut setelah rangkaian hari raya.

Tidak hanya warga lokal, wisatawan dari luar daerah juga terlihat memadati kawasan ini. Mereka datang untuk berlibur sederhana—bermain pasir, menikmati kuliner, hingga mencoba wahana permainan yang tersedia di sepanjang pantai.

Di antara keramaian itu, Anto, wisatawan asal Alahan Panjang, Kabupaten Solok, duduk mengawasi anak-anaknya yang bermain. Ia merasakan perubahan dibanding kunjungannya beberapa tahun lalu.

Baca juga: Pelindung Pantai Jadi Magnet Wisata, Pemecah Ombak Pantai Glagah DIY Diserbu Pengunjung

“Kalau dulu sama sekarang, lebih bagus sekarang. Anak-anak juga senang main di sini karena banyak permainan. Aman, toiletnya bersih, parkir juga rapi,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Hal serupa dirasakan Rena Mastuti, wisatawan asal Kabupaten Bungo, Jambi. Ia datang bersama rombongan keluarga besar untuk menghabiskan waktu libur Lebaran di Padang.

“Alhamdulillah untuk wisata Padang sangat memuaskan, bagus. Perjalanan juga lancar, anak-anak sangat menikmati,” katanya.

Baca juga: Puncak Arus Balik di Limbangan JabarHari Ini, Besok Arus Wisata Sampai Akhir Pekan

Rena menyebut, selain menikmati pemandangan pantai, rombongannya juga mencoba berbagai aktivitas seperti bermain ATV dan menaiki becak hias yang tersedia di kawasan tersebut.

Namun, di balik suasana liburan keluarga itu, ada cerita lain yang tak kalah penting—tentang para pedagang kecil yang menggantungkan harapan pada keramaian pengunjung.

Susri (45), pedagang yang telah berjualan selama sekitar 20 tahun di kawasan Pantai Air Manis, mengaku merasakan langsung dampak dari meningkatnya jumlah wisatawan.

“Pendapatan di libur Lebaran ini jauh lebih besar dibanding hari biasa. Kalau hari biasa paling sekitar Rp200 ribu, sekarang bisa sampai Rp2 juta per hari,” ujarnya.

Pengunjung memilih perlengkapan pantai di lapak milik Susri di kawasan Pantai Air Manis, Rabu (25/3/2026). Momen libur Lebaran dimanfaatkan pedagang untuk meningkatkan penjualan.Pengunjung memilih perlengkapan pantai di lapak milik Susri di kawasan Pantai Air Manis, Rabu (25/3/2026). Momen libur Lebaran dimanfaatkan pedagang untuk meningkatkan penjualan.Dharma Harisa Pengunjung memilih perlengkapan pantai di lapak milik Susri di kawasan Pantai Air Manis, Rabu (25/3/2026). Momen libur Lebaran dimanfaatkan pedagang untuk meningkatkan penjualan.Pengunjung memilih perlengkapan pantai di lapak milik Susri di kawasan Pantai Air Manis, Rabu (25/3/2026). Momen libur Lebaran dimanfaatkan pedagang untuk meningkatkan penjualan.

Di lapaknya, berbagai perlengkapan pantai seperti topi, kacamata, hingga pakaian santai dijual dengan harga berkisar Rp 25.000 hingga Rp 40.000. Barang-barang sederhana itu menjadi pelengkap liburan bagi para pengunjung.

Bagi Susri, keramaian Lebaran bukan cuma momen ramai-ramai di tepi pantai, tetapi juga kesempatan untuk menutup kebutuhan sehari-hari yang mungkin sulit tercapai di hari biasa.

“Semoga makin banyak yang datang ke sini, dari luar daerah juga,” katanya.

Jumlah kunjungan wisatawan ke Pantai Air Manis tahun ini tercatat menurun sekitar 30 persen dibandingkan Lebaran tahun lalu.

Baca juga: Cuti Bersama Lebaran Selesai, Arus Wisata ke Puncak Bogor Tetap Ramai

Kepala Divisi Usaha Perumda PSM, Henki Setiawan, mengatakan penurunan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, terutama dampak bencana yang merusak infrastruktur serta penerapan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) di jalur utama menuju Padang.

Halaman:


Terkini Lainnya
Dubes Iran untuk Indonesia Boroujerdi Puji Sosok Jokowi: Mantan Presiden yang Sukses Jalankan Pemerintahan
Dubes Iran untuk Indonesia Boroujerdi Puji Sosok Jokowi: Mantan Presiden yang Sukses Jalankan Pemerintahan
Regional
Dubes Iran Temui Jokowi di Solo, Ini Topik yang Dibahas
Dubes Iran Temui Jokowi di Solo, Ini Topik yang Dibahas
Regional
Aktivis Perempuan: Mediasi Kasus Kekerasan Seksual Unissula Langgar UU TPKS
Aktivis Perempuan: Mediasi Kasus Kekerasan Seksual Unissula Langgar UU TPKS
Regional
BKPSDM Nunukan Belum Putuskan Nasib Oknum PPPK Pemerkosa Balita dan ASN Satpol PP Pecandu Narkoba
BKPSDM Nunukan Belum Putuskan Nasib Oknum PPPK Pemerkosa Balita dan ASN Satpol PP Pecandu Narkoba
Regional
PT KAI Laporkan Warga Bandar Lampung yang Blokir Rel Kereta ke Polisi
PT KAI Laporkan Warga Bandar Lampung yang Blokir Rel Kereta ke Polisi
Regional
Grebeg Gethuk di Magelang Digelar April, Ini Rangkaian Acaranya
Grebeg Gethuk di Magelang Digelar April, Ini Rangkaian Acaranya
Regional
Mapolres Dogiyai Diserang Sekelompok Warga, Toko Bangunan Terimbas dan Terbakar
Mapolres Dogiyai Diserang Sekelompok Warga, Toko Bangunan Terimbas dan Terbakar
Regional
Selama Ramadhan, Dompet Dhuafa Salurkan 600 Paket Fidyah untuk Penyintas di Sumatera
Selama Ramadhan, Dompet Dhuafa Salurkan 600 Paket Fidyah untuk Penyintas di Sumatera
Regional
Kasus Mahasiswanya Diduga Dilecehkan Alumni, Unissula Klaim Sudah Damai
Kasus Mahasiswanya Diduga Dilecehkan Alumni, Unissula Klaim Sudah Damai
Regional
9 Jabatan Kepala Dinas Kosong di Lhokseumawe, Diisi Pelaksana Tugas
9 Jabatan Kepala Dinas Kosong di Lhokseumawe, Diisi Pelaksana Tugas
Regional
84.457 Kendaraan Lintasi Tol IKN Selama Libur Lebaran 2026
84.457 Kendaraan Lintasi Tol IKN Selama Libur Lebaran 2026
Regional
Tak Pilih Mobil Listrik, Pemkot Malang Andalkan WFH dan Sepeda Demi Hemat BBM
Tak Pilih Mobil Listrik, Pemkot Malang Andalkan WFH dan Sepeda Demi Hemat BBM
Regional
ASN WFH Setiap Jumat, Gubernur Sumsel: Saya Pelajari Dulu
ASN WFH Setiap Jumat, Gubernur Sumsel: Saya Pelajari Dulu
Regional
Bertemu Dubes Iran untuk Indonesia di Solo, Jokowi: Saya Menyampaikan Banyak Hal
Bertemu Dubes Iran untuk Indonesia di Solo, Jokowi: Saya Menyampaikan Banyak Hal
Regional
Sertu Ichwan asal Magelang Gugur di Lebanon, Megawati hingga Menteri Kirim Karangan Bunga
Sertu Ichwan asal Magelang Gugur di Lebanon, Megawati hingga Menteri Kirim Karangan Bunga
Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
Lebaran di Pantai si Malin Kundang: Saat Liburan Keluarga Menggerakkan Pedagang Kecil
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat