PADANG, KOMPAS.com — Libur Idul Fitri 1447 Hijriah membawa suasana berbeda di Pantai Air Manis, tempat di mana batu si Malin Kundang berada. Sejak pagi, kawasan pantai dipadati pengunjung yang datang bersama keluarga, menikmati waktu luang di tepi laut setelah rangkaian hari raya.
Tidak hanya warga lokal, wisatawan dari luar daerah juga terlihat memadati kawasan ini. Mereka datang untuk berlibur sederhana—bermain pasir, menikmati kuliner, hingga mencoba wahana permainan yang tersedia di sepanjang pantai.
Di antara keramaian itu, Anto, wisatawan asal Alahan Panjang, Kabupaten Solok, duduk mengawasi anak-anaknya yang bermain. Ia merasakan perubahan dibanding kunjungannya beberapa tahun lalu.
Baca juga: Pelindung Pantai Jadi Magnet Wisata, Pemecah Ombak Pantai Glagah DIY Diserbu Pengunjung
“Kalau dulu sama sekarang, lebih bagus sekarang. Anak-anak juga senang main di sini karena banyak permainan. Aman, toiletnya bersih, parkir juga rapi,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Hal serupa dirasakan Rena Mastuti, wisatawan asal Kabupaten Bungo, Jambi. Ia datang bersama rombongan keluarga besar untuk menghabiskan waktu libur Lebaran di Padang.
“Alhamdulillah untuk wisata Padang sangat memuaskan, bagus. Perjalanan juga lancar, anak-anak sangat menikmati,” katanya.
Baca juga: Puncak Arus Balik di Limbangan JabarHari Ini, Besok Arus Wisata Sampai Akhir Pekan
Rena menyebut, selain menikmati pemandangan pantai, rombongannya juga mencoba berbagai aktivitas seperti bermain ATV dan menaiki becak hias yang tersedia di kawasan tersebut.
Namun, di balik suasana liburan keluarga itu, ada cerita lain yang tak kalah penting—tentang para pedagang kecil yang menggantungkan harapan pada keramaian pengunjung.
Susri (45), pedagang yang telah berjualan selama sekitar 20 tahun di kawasan Pantai Air Manis, mengaku merasakan langsung dampak dari meningkatnya jumlah wisatawan.
“Pendapatan di libur Lebaran ini jauh lebih besar dibanding hari biasa. Kalau hari biasa paling sekitar Rp200 ribu, sekarang bisa sampai Rp2 juta per hari,” ujarnya.
Pengunjung memilih perlengkapan pantai di lapak milik Susri di kawasan Pantai Air Manis, Rabu (25/3/2026). Momen libur Lebaran dimanfaatkan pedagang untuk meningkatkan penjualan.Pengunjung memilih perlengkapan pantai di lapak milik Susri di kawasan Pantai Air Manis, Rabu (25/3/2026). Momen libur Lebaran dimanfaatkan pedagang untuk meningkatkan penjualan.Di lapaknya, berbagai perlengkapan pantai seperti topi, kacamata, hingga pakaian santai dijual dengan harga berkisar Rp 25.000 hingga Rp 40.000. Barang-barang sederhana itu menjadi pelengkap liburan bagi para pengunjung.
Bagi Susri, keramaian Lebaran bukan cuma momen ramai-ramai di tepi pantai, tetapi juga kesempatan untuk menutup kebutuhan sehari-hari yang mungkin sulit tercapai di hari biasa.
“Semoga makin banyak yang datang ke sini, dari luar daerah juga,” katanya.
Jumlah kunjungan wisatawan ke Pantai Air Manis tahun ini tercatat menurun sekitar 30 persen dibandingkan Lebaran tahun lalu.
Baca juga: Cuti Bersama Lebaran Selesai, Arus Wisata ke Puncak Bogor Tetap Ramai
Kepala Divisi Usaha Perumda PSM, Henki Setiawan, mengatakan penurunan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, terutama dampak bencana yang merusak infrastruktur serta penerapan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) di jalur utama menuju Padang.