PEKANBARU, KOMPAS.com - Seorang anak berusia 3 tahun berinisial Atalia Purba, mengalami insiden di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai, Riau. Tangan kiri anak perempuan tersebut terjepit di pintu lift.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada tangan kiri dan diberikan perawatan medis.
Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang saat dikonfirmasi mengatakan, korban saat ini masih dirawat di rumah sakit yang sama.
Baca juga: Sigap dan Heroik, Polisi Indramayu Tolong Balita Kejang di KM 137 Tol Cipali
"Korban masih dirawat. Untuk hasil secara detail kondisi tangan anak tersebut belum diketahui, karena dokter spesialis belum masuk ke ruangan rawat inap anak tersebut," kata Angga kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Selasa (31/3/2026).
Angga menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (27/3/2026), sekitar pukul 13.50 WIB, di ruangan Hemodialisa RSUD Dumai.
Korban saat itu ikut dengan ibunya, Ade Christhina (39) ke rumah sakit. Ibu korban sedang membawa ibunya untuk cuci darah.
Baca juga: Ketika Tugas Mengatur Lalu Lintas Berubah Menjadi Misi Penyelamatan Nyawa Balita Tenggelam
Ibu korban kemudian mengurusi administrasi perpindahan berobat dari RSUD Dumai ke RSUD Duri, Kabupaten Bengkalis.
"Pada saat sibuk mengurus administrasi, ibunya lupa dengan anaknya yang terlalu aktif. Korban pergi bermain di depan pintu lift," kata Angga.
Pengunjung yang saat itu menggunakan lift keluar masuk, tiba-tiba tangan korban terjepit saat pintu lift akan tertutup.
Baca juga: Balita yang Selamat Kecelakaan Maut Tol Pemalang Akhirnya Meninggal Dunia
Sang ibu yang mengetahui anaknya terjepit, langsung menolong sambil teriak histeris.
Suasana di rumah sakit berubah menjadi tegang. Beberapa perawat dan keluarga pasien yang berada di ruangan Hemodialisa serta satpam, datang menolong. Satpam kemudian memanggil pekerja untuk melepaskan korban.
Setelah berhasil dievakuasi, korban dilarikan ke ruangan IGD untuk dilakukan tindakan medis. Luka tangan korban dibersihkan dan dibalut perban.
"Korban kemudian dibawa ke ruang inap untuk tindakan medis selanjutnya," kata Angga.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang